Peluang Kerja di Bidang Teknologi Terus Tumbuh, Generasi Muda Perlu Siapkan Kompetensi Digital
BSINews, Solo — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat tidak hanya mengubah cara manusia bekerja, tetapi juga membuka peluang karier baru di berbagai sektor industri. Transformasi digital yang merambah dunia bisnis, pendidikan, hingga layanan publik membuat kebutuhan terhadap tenaga kerja berbasis teknologi terus meningkat dari tahun ke tahun.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif yang berkaitan erat dengan teknologi seperti digital content, game, desain, dan animasi menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja pada tahun 2025, atau setara dengan 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional. Angka ini memperlihatkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Temuan tersebut menjadi indikator bahwa transformasi digital tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi dan lapangan kerja baru. Di tengah perubahan ini, profesi seperti pengembang perangkat lunak, analis data, spesialis keamanan siber, hingga animator digital semakin diminati oleh generasi muda.
Teknologi Menjadi Fondasi Banyak Profesi Modern
Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo, Ahmad Fauzi, menilai bahwa teknologi kini telah menjadi fondasi penting dalam hampir seluruh sektor pekerjaan.
“Hampir di setiap bidang pekerjaan modern, ada unsur teknologi yang tidak hanya melengkapi, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar,” ujarnya dalam rilis yang diterima di Solo pada Kamis (5/3).
Ia menjelaskan bahwa kemampuan di bidang teknologi menjadi salah satu faktor pembeda bagi tenaga kerja yang mampu bersaing di pasar global. Keterampilan seperti pemrograman, literasi data, penguasaan sistem informasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital menjadi kompetensi yang semakin dicari oleh perusahaan.
Tantangan Ketenagakerjaan dan Kesenjangan Keterampilan
Di sisi lain, meskipun peluang kerja di sektor teknologi terus berkembang, tantangan ketenagakerjaan masih menjadi perhatian. Data nasional menunjukkan bahwa masih terdapat jutaan pengangguran di Indonesia, yang sebagian dipengaruhi oleh ketidaksesuaian antara keterampilan lulusan dengan kebutuhan industri.
Kondisi ini menuntut dunia pendidikan untuk mampu menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi praktis yang relevan dengan perkembangan industri berbasis teknologi.
Kampus Berbasis Teknologi Jadi Salah Satu Pilihan
Melihat dinamika tersebut, perguruan tinggi yang memiliki fokus pada pengembangan kompetensi digital dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia masa depan.
Salah satu di antaranya adalah UBSI kampus Solo, yang dikenal sebagai kampus digital kreatif. Kampus ini menghadirkan sejumlah program studi yang berorientasi pada perkembangan teknologi serta kebutuhan industri.
Baca juga: Bootcamp “The Complete Content Creator” Siap Digelar di UBSI Kampus BSD
Melalui kurikulum yang adaptif, berbasis praktik, dan menitikberatkan pada pengembangan keterampilan di bidang teknologi informasi, UBSI kampus Solo berupaya membekali mahasiswa dengan kemampuan yang relevan dengan dunia kerja.
Dengan memilih pendidikan yang selaras dengan perkembangan zaman, generasi muda diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi persaingan karier di era digital yang semakin dinamis.(Siti Hafizah)