UBSI Latih Guru RA Mathlaul Anwar Gunakan Kahoot untuk Pembelajaran Interaktif
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan pemanfaatan platform Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif bagi guru RA Mathlaul Anwar Kota Tangerang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (14/3) pukul 08.00–12.00 WIB di lingkungan RA Mathlaul Anwar yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto Km 5,5, Kampung Ledug, Kelurahan Kroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan. Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan Kahoot sebagai media pembelajaran berbasis permainan (game-based learning) yang dapat meningkatkan interaksi serta partisipasi peserta didik dalam proses belajar mengajar.
Pelatihan literasi digital dorong guru menghadirkan metode belajar kreatif dan menyenangkan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dipimpin oleh Suwanda Aditya Saputra selaku ketua pelaksana, didampingi oleh tim dosen yaitu Ahmad Jurnaidi Wahidin, Risa Prayudhi, serta Beni Rahmatullah. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UBSI yang turut berperan aktif dalam mendampingi para peserta saat sesi praktik penggunaan Kahoot.
Dalam pemaparannya, Suwanda Aditya Saputra menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas proses belajar di era digital.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkenalkan kepada para guru bahwa teknologi seperti Kahoot dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang interaktif sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan tidak monoton,” ujarnya dalam keterangan rilis Sabtu (14/3).
Baca juga: Dosen UBSI Kenalkan Pemanfaatan ChatGPT bagi Pengurus Majelis Taklim
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi mengenai konsep pembelajaran interaktif berbasis permainan, tetapi juga melakukan praktik langsung dalam membuat kuis menggunakan platform Kahoot. Para guru diajak untuk merancang kuis sederhana yang dapat dimanfaatkan sebagai media evaluasi pembelajaran maupun aktivitas belajar yang lebih menyenangkan di kelas.
Ketua RA Mathlaul Anwar, Neneng Aryati, menyambut baik terselenggaranya kegiatan pelatihan ini dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Semoga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus menambah wawasan bagi guru-guru RA Mathlaul Anwar,” ujarnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka aktif berdiskusi dan mencoba langsung membuat kuis digital menggunakan Kahoot sebagai media pembelajaran yang lebih interaktif.
Di akhir kegiatan, Suwanda menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi para guru.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas para guru dalam memanfaatkan teknologi sehingga pembelajaran di kelas menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan semangat belajar siswa,” tutupnya. (Niken)