Makin Jago Jualan Online! UBSI Bekali Fatayat NU Skill Promosi di Media Sosial
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif bersama Organisasi Masyarakat Fatayat NU Neglasari menggelar pelatihan bertajuk “Digital Marketing Guna Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan” pada Sabtu (11/4). Kegiatan ini ditujukan untuk membekali para perempuan, khususnya ibu-ibu, dengan keterampilan memanfaatkan platform digital dalam meningkatkan ekonomi keluarga.
Dari konten kreatif hingga strategi pemasaran, peserta siap tingkatkan usaha di era modern
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kemampuan kader Fatayat NU dalam membuat konten digital yang menarik, khususnya dalam bentuk video untuk promosi produk. Padahal, di era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu sarana utama dalam memperluas jangkauan pemasaran.
Melihat kondisi tersebut, UBSI menghadirkan pelatihan yang berfokus pada peningkatan keterampilan digital marketing bagi para peserta. Program ini dirancang agar kader Fatayat NU mampu mengoptimalkan media sosial sebagai media promosi yang efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan daya saing usaha yang mereka jalankan.
Dalam pelatihan tersebut, Doni Andriansyah hadir sebagai pemateri yang menyampaikan pentingnya pemanfaatan media sosial dalam mendukung aktivitas usaha. Ia menjelaskan bahwa penggunaan platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Facebook menjadi keterampilan yang wajib dimiliki di era saat ini.
“Pemanfaatan media sosial untuk promosi menjadi sangat penting karena mampu menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya yang relatif terjangkau,” ujarnya dalam keterangan rilis Sabtu (11/4).
Baca juga: Naik Kelas Lewat Digital! UBSI Bekali Koperasi Fatayat NU Strategi Media Sosial
Selain itu, pelatihan juga menghadirkan Ardian Dwi Praba yang memberikan materi secara aplikatif. Ia membahas strategi pembuatan konten kreatif, pembangunan personal branding, serta teknik membuat konten produk yang menarik. Peserta juga diperkenalkan pada optimasi media sosial melalui Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business.
Materi lain yang disampaikan meliputi dasar-dasar Search Engine Optimization (SEO), digital ads, serta cara mengukur efektivitas pemasaran melalui engagement dan konversi. Pendekatan ini membuat peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu langsung mempraktikkannya dalam usaha yang dijalankan.
Peserta yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM lokal mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka aktif berdiskusi dan mencoba langsung teknik yang diajarkan selama pelatihan berlangsung.
Di akhir kegiatan, Doni juga menyampaikan harapannya terhadap para peserta.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat lebih percaya diri dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran, sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” tuturnya. (Niken)