Perempuan Melek Bahasa! UBSI Latih Percakapan Inggris untuk Fatayat NU

0 50

BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI Kampus Ciledug sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk pelatihan English Daily Conversation bagi anggota PAC Fatayat NU pada sabtu (11/4). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya perempuan di era digital.

Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. UBSI terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam meningkatkan keterampilan komunikasi global yang semakin dibutuhkan saat ini.

Bekali komunikasi global, peserta makin percaya diri hadapi tantangan era digital

Acara yang berlangsung lancar ini dihadiri oleh berbagai tokoh, di antaranya Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin, kepala kampus UBSI Kampus Ciledug Setiaji, serta Ketua PC Fatayat NU Frida Amarilis. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan kuat terhadap peningkatan kapasitas perempuan melalui pendidikan.

Dalam sambutannya, kepala kampus UBSI Kampus Ciledug Setiaji menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat.
“UBSI berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu meningkatkan kemampuan komunikasi global perempuan agar lebih siap menghadapi tantangan di era digital,” ujarnya dalam keterangan rilis Sabtu (13/4).

Baca juga: Tingkatkan Skill Menulis Santri, UBSI Hadirkan Pelatihan Microsoft Word di TPQ Baitul Hidayah

Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh anggota PAC Fatayat NU. Materi yang diberikan meliputi percakapan bahasa Inggris sehari-hari, seperti perkenalan diri, komunikasi di ruang publik, hingga penggunaan bahasa Inggris dalam konteks digital. Metode pembelajaran yang interaktif membuat peserta aktif berpartisipasi serta lebih mudah memahami materi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung melalui simulasi percakapan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir kegiatan, Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan program serupa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kemampuan bahasa Inggris menjadi bekal penting bagi perempuan agar lebih percaya diri, mandiri, dan mampu bersaing di era global,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengaplikasikan keterampilan bahasa Inggris dalam berbagai aspek kehidupan. Sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi perempuan ini juga diharapkan dapat terus berlanjut dalam mendukung pemberdayaan masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi. (Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.