Lewat BKOT, UBSI Kampus Slipi Bangun Kedekatan Kampus dan Orang Tua Mahasiswa
BSINews, Jakarta — Ada satu momen yang sering terasa campur aduk bagi orang tua, yakni ketika anak resmi masuk perguruan tinggi. Bangga sudah pasti, tapi di sisi lain ada juga rasa khawatir, tentang pergaulan, kemandirian, sampai bagaimana kampus akan mendampingi mereka selama beberapa tahun ke depan.
Dari situ, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Slipi mencoba membuka ruang yang lebih dekat antara kampus dan orang tua lewat kegiatan Bincang Kampus bersama Orang Tua (BKOT). Kegiatan ini menjadi cara kampus untuk tidak berhenti di proses penerimaan mahasiswa, tetapi ikut hadir dalam perjalanan awal mereka di dunia perkuliahan.
BKOT akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Aula UBSI kampus Slipi, dengan mengusung tema “Grow With Vision”. Tema ini menggambarkan bahwa perjalanan mahasiswa tidak berjalan sendiri, melainkan perlu arah yang jelas dan pemahaman yang sama antara kampus dan keluarga.
Melalui BKOT, UBSI mendorong terciptanya komunikasi yang lebih terbuka antara kampus dan orang tua dalam mendampingi perjalanan mahasiswa.
Bukan Sekadar Sosialisasi Kampus
BKOT tidak hanya berisi penjelasan tentang kampus atau program studi. Lebih dari itu, forum ini dirancang sebagai ruang dialog yang memungkinkan orang tua bertanya langsung, memahami alur perkuliahan, hingga melihat bagaimana lingkungan kampus membentuk mahasiswa sehari-hari.
Kepala Kampus UBSI kampus Slipi, Fajar Akbar, mengatakan bahwa keterlibatan orang tua masih punya peran penting dalam proses pendidikan mahasiswa.
“Melalui BKOT, kami ingin orang tua tidak hanya tahu kampus dari luar, tapi juga memahami bagaimana proses pembelajaran dan pendampingan mahasiswa berjalan,” ujar Fajar dalam keterangan pers di Jakarta pada Rabu (22/4).
Ia menambahkan, komunikasi yang terbangun sejak awal akan membantu mahasiswa menjalani masa kuliah dengan lebih stabil.
“Kalau kampus dan orang tua bisa jalan bareng, mahasiswa juga akan lebih terbantu dalam proses adaptasi dan belajarnya,” tambahnya.
Tumbuh Bersama, Bukan Berjalan Sendiri
UBSI kampus Slipi berharap BKOT bisa menjadi ruang awal untuk membangun pemahaman yang sama antara kampus dan keluarga, terutama bagi orang tua yang anaknya akan mulai berkuliah pada tahun akademik 2026.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi cara kampus membuka diri bahwa pendidikan bukan hanya urusan akademik di kelas, tetapi juga soal komunikasi, dukungan, dan proses tumbuh bersama.
Baca juga: Masih Cari Kampus yang Cocok? PMB Gelombang 3 UBSI Kampus Kalimalang Bisa Jadi Pilihan
Dengan pendekatan yang lebih terbuka ini, UBSI kampus Slipi ingin memperkuat perannya sebagai UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya fokus pada pembelajaran berbasis teknologi, tetapi juga pada hubungan yang lebih manusiawi antara kampus, mahasiswa, dan keluarga.
Bagi orang tua, BKOT menjadi kesempatan untuk melihat langsung bagaimana kampus yang akan menjadi “rumah kedua” bagi anak mereka bekerja dan mendampingi proses belajar itu terjadi.
Karena pada akhirnya, kuliah bukan hanya soal masuk kampus, tapi tentang perjalanan yang dijalani bersama.(Siti Hafizah)