Update Passing Grade UI dan Daya Tampung 2026, Cek Peluang Lolosnya

0 258

Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026 kembali menjadi perhatian dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Hingga saat ini, dua jalur utama SNPMB telah berjalan, yaitu SNBP dan SNBT. Jalur SNBP sudah selesai hingga tahap pengumuman, sementara jalur SNBT kini memasuki fase pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026.

Salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan tingkat persaingan tinggi adalah Universitas Indonesia (UI). Pada tahun 2025, UI mencatatkan jumlah pendaftar terbanyak di jalur SNBT, mencapai 111.206 peserta yang merupakan jumlah tertinggi se-Indonesia.  Tingginya minat tersebut menjadikan informasi terkait passing grade UI dan daya tampung 2026 semakin penting untuk memperkirakan peluang lolos peserta pada program studi yang dituju. Memahami passing grade UI dan daya tampung 2026 tidak hanya membantu dalam menentukan strategi, tetapi juga memberikan gambaran realistis mengenai tingkat persaingan. 

Baca juga: Cara Membaca Hasil Tes Minat Bakat untuk Memilih Jurusan Kuliah

Passing Grade UI

Pada tahun 2025, skor UTBK tertinggi di Indonesia mencapai 814,29, yang berasal dari mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UI. Skor ini menunjukkan bahwa standar nilai untuk program studi tertentu sangat tinggi, sehingga Passing Grade UI 2026 diperkirakan tetap kompetitif.

Perlu dipahami bahwa passing grade UI sebenarnya tidak pernah diumumkan secara resmi oleh pihak PTN maupun SNPMB. Istilah ini lebih sering digunakan sebagai acuan tidak resmi berdasarkan data tahun sebelumnya. Oleh karena itu, perhitungan peluang hanya bisa dilakukan melalui asumsi.

Secara umum, skor UTBK di kisaran 600 hingga 700 dianggap cukup kompetitif untuk sebagian program studi. Namun, untuk program studi favorit, skor yang dibutuhkan bisa mencapai 750 hingga 800. Meski demikian, memperoleh nilai tinggi sekalipun tidak menjamin kelulusan. Jika seluruh peserta pada satu program studi memiliki skor di atas 750, maka skor di bawahnya tetap berisiko tidak lolos. Hal ini menunjukkan bahwa Passing Grade UI sangat bergantung pada distribusi nilai peserta di tahun berjalan. Dengan kata lain, tidak ada skor pasti yang bisa dijadikan patokan mutlak.

Daya Tampung 2026 pada Program Studi Favorit UI

Selain memahami estimasi nilai, aspek lain yang tidak kalah penting adalah daya tampung. Aspek ini akan menentukan tingkat persaingan secara lebih konkret.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut pembagian daya tampung 2026 melalui jalur SNBT di UI berdasarkan program studi favorit saintek dan soshum.

Tabel I Daya Tampung Program Studi Favorit Saintek UI

NO NAMA PROGRAM STUDI DAYA TAMPUNG 2026 PEMINAT 2025
1 Pendidikan Dokter 90 3.330
2 Ilmu Komputer 75 2.132
3 Teknik Sipil 60 1.258
4 Teknik Mesin 60 1.152
5 Teknik Industri 71 1.963
6 Teknik Elektro 45 916
7 Ilmu Keperawatan 75 1.218
8 Teknik Metalurgi & Material 51 990
9 Ilmu Kesehatan Masyarakat 68 1.527
10 Farmasi 59 1.154

*Anda bisa cek kuota resmi secara lengkap di situs resmi Universitas Indonesia.

Pada kelompok saintek, Pendidikan Dokter menjadi program studi dengan daya tampung terbesar sekaligus peminat tertinggi pada tahun 2025. Sementara itu, Ilmu Komputer juga mencerminkan tren peningkatan minat peserta yang cukup tinggi. 

Tabel II Daya Tampung Program Studi Favorit Soshum UI

NO NAMA PROGRAM STUDI DAYA TAMPUNG 2026 PEMINAT 2025
1 Ilmu Hukum 171 4.434
2 Ilmu Psikologi 99 3.506
3 Manajemen 90 2.782
4 Akuntansi 90 2.720
5 Ilmu Komunikasi 44 2.412
6 Ilmu Administrasi Niaga 50 1.799
7 Ilmu Administrasi Negara 50 1.448
8 Kriminologi 23 1.583
9 Ilmu Administrasi Fiskal 50 1.250
10 Ilmu Hubungan Internasional 18 1.281

*Anda bisa cek kuota resmi secara lengkap di situs resmi Universitas Indonesia.

Di kelompok soshum, Ilmu Hukum menempati posisi teratas dengan daya tampung terbesar pada tahun 2026 sekaligus jumlah peminat tertinggi pada tahun sebelumnya. Program studi Fakultas Ekonomi (FE) seperti Manajemen dan Akuntansi juga menunjukkan persaingan yang cukup kompetitif.

Melihat data tersebut, jelas menunjukkan tingginya minat peserta dan terbatasnya jumlah daya tampung yang membuat peluang untuk lolos semakin ketat.

Bina Sarana Informatika sebagai Alternatif Kampus Untuk Karir di Masa Depan

Di tengah ketatnya persaingan masuk PTN, mempertimbangkan alternatif kampus dapat menjadi langkah yang lebih strategis. Salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan adalah Bina Sarana Informatika (BSI). Perguruan tinggi ini telah meraih akreditasi unggul serta memiliki puluhan ribu alumni yang tersebar di berbagai sektor industri, mencerminkan kualitas pendidikan yang konsisten dan relevan.

Kurikulum di BSI disusun mengikuti perkembangan zaman, khususnya pada bidang Teknologi Informasi, Bisnis Digital, dan Desain Komunikasi Visual. Program-program tersebut dirancang selaras dengan kebutuhan dunia kerja saat ini sehingga memiliki nilai aplikatif yang tinggi.

Selain itu, BSI juga menawarkan biaya pendidikan yang relatif terjangkau dibandingkan banyak institusi lainnya. Dengan berbagai keunggulan tersebut, menjadikan BSI sebagai salah satu alternatif pendidikan dapat menjadi pilihan yang rasional untuk mendukung rencana masa depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.