Dari Ikan ke Konten Digital, Dosen UBSI Latih UMKM Perikanan Desa Susukan Kuasai AI untuk Pemasaran

0 26

BSINews, Bogor – Kadang masalah terbesar sebuah usaha bukan pada produknya, tapi pada cara memperkenalkannya. Produknya bagus, rasanya enak, kualitasnya layak jual, tapi kalau tidak dikenal orang, ya nasibnya hanya berputar di lingkaran pelanggan yang itu-itu saja.

Hal inilah yang menjadi perhatian dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) saat melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) bertema Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Konten Digital Berbasis AI sebagai Strategi Pemasaran Produk Perikanan pada Sabtu, 25 April 2026.

Baca juga:Β Optimalkan Canva & AI! Dosen UBSI Latih Guru, Buat Media Pembelajaran dan Konten Instagram Menarik

Kegiatan yang diketuai oleh Hilda Rachmi ini menggandeng mitra Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Binangkit yang berlokasi di Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Sebuah kelompok usaha yang selama ini bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan, tetapi masih menghadapi tantangan besar dalam pemasaran digital.

Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari Ahmad Fauzi, Risa Wati, dan Imam Nawawi serta didukung oleh dua mahasiswa, Muhammad Tegar Ihsani dan Griffin Oswald Bunarto.

Permasalahan yang dihadapi sebenarnya cukup akrab dengan banyak pelaku UMKM lain, seperti produk ada, semangat ada, tapi strategi digital masih tertinggal. Pengetahuan tentang membuat konten promosi yang menarik masih terbatas, pengelolaan media sosial belum maksimal, dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) masih terdengar seperti sesuatu yang jauh dan rumit.

Padahal sekarang, satu caption yang tepat bisa lebih berpengaruh daripada brosur yang dibagikan seharian. Melihat kondisi itu, pelatihan ini hadir bukan untuk membuat peserta jadi content creator instan, tetapi membantu mereka memahami bahwa pemasaran digital adalah alat bertahan hidup usaha hari ini.

Materi pelatihan difokuskan pada pembuatan dan pengelolaan konten digital yang terintegrasi dengan pemanfaatan AI. Mulai dari teknik dasar fotografi produk, cara menyusun caption yang menarik dan menjual, hingga pengelolaan media sosial sebagai etalase bisnis modern.
Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk menghasilkan ide konten, membuat teks promosi secara otomatis, hingga membantu meningkatkan kualitas visual dan desain promosi dengan cara yang lebih cepat dan efisien.

Jadi, AI di sini bukan robot yang mengambil alih pekerjaan, tapi partner kerja yang tidak pernah minta cuti. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif, dimulai dari identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, praktik langsung, hingga evaluasi hasil pelatihan.

Peserta yang merupakan ibu-ibu pengurus dan anggota Kelompok Binangkit terlibat aktif dalam setiap sesi, karena memang pendekatan terbaik untuk belajar bukan hanya mendengar, tapi mencoba sendiri.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Banyak peserta yang awalnya merasa teknologi digital terasa rumit, perlahan mulai memahami bahwa membuat konten promosi sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan.

Baca juga:Β Sentuhan Teknologi di Kelas RA, Guru Belajar Canva dan AI dari Dosen UBSI

Dengan kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap terjadi peningkatan kemampuan mitra dalam memproduksi konten digital berbasis AI, tersedianya contoh konten promosi produk perikanan yang menarik, serta optimalnya pemanfaatan media digital untuk mendukung peningkatan pemasaran dan pendapatan kelompok usaha.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa transformasi digital tidak selalu dimulai dari perusahaan besar. Kadang, ia justru dimulai dari meja kecil di desa, dari tangan ibu-ibu pelaku usaha, dari produk olahan ikan yang perlahan menemukan jalannya menuju pasar yang lebih luas. Karena di zaman sekarang, bukan hanya ikan yang harus segar, cara menjualnya juga harus ikut berkembang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.