Dosen UBSI Gelar Pelatihan Smart Digital Parenting, Jawab Tantangan Era Digital

0 39

BSINews, Jakarta- Pelatihan Smart Digital Parenting berbasis AI yang diselenggarakan oleh tim dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) di RA Bina Islami sukses digelar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital serta kemampuan komunikasi efektif orang tua dan pendidik dalam menghadapi tantangan era teknologi, khususnya di lingkungan sub-urban.

Baca juga: Dosen UBSI Gelar Pelatihan Microsoft Word untuk Tingkatkan Administrasi Guru dan Pengurus TPQ UPEKA VI

Mengusung tema “Smart Digital Parenting untuk Membangun Literasi Digital dan Komunikasi Efektif Menggunakan AI di Lingkungan Sub-Urban,” kegiatan ini dipimpin oleh Hendra Setyo Haryadi bersama tim dosen yang terdiri dari Ibnu Rusdi, Ade Christian, dan Sigit Adi Pratama. Selain itu, mahasiswa UBSI juga turut dilibatkan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran langsung di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata atas permasalahan masyarakat modern, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Ketua tim kegiatan, Hendra Setyo Haryadi, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan panduan praktis kepada orang tua dan pendidik.

“Kami menyadari bahwa perangkat digital di lingkungan rumah adalah pedang bermata dua. Oleh karena itu, modul yang kami sampaikan berfokus pada bagaimana menciptakan jadwal harian penggunaan internet, memprioritaskan konten edukatif, serta memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu komunikasi yang efektif dan memantau keamanan digital anak,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung secara tatap muka ini berjalan interaktif dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta yang terdiri dari orang tua dan pendidik terlihat aktif mengikuti sesi materi, diskusi, hingga tanya jawab. Berbagai topik penting seperti etika komunikasi di dunia maya, bahaya konten negatif, serta pemanfaatan AI untuk mendukung gaya belajar anak menjadi perhatian utama dalam diskusi.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi serta pemahaman yang ditunjukkan dalam sesi evaluasi. Bahkan, pihak RA Bina Islami berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan.

“Materi hari ini sangat ‘daging’ dan membuka mata kami sebagai orang tua dan guru. Kami diajarkan bahwa teknologi bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dikelola. Kami sangat berharap kegiatan lanjutan atau part 2 dapat kembali diadakan dengan materi yang lebih mendalam,” ungkap salah satu perwakilan guru.

Baca juga: Dosen UBSI Gelar Pelatihan Literasi Keuangan Digital bagi Generasi Alfa di PYI Yatim dan Zakat Rawamangun

Menanggapi hal tersebut, tim pengabdian masyarakat UBSI menyatakan akan mempertimbangkan keberlanjutan program pada periode berikutnya. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam membangun generasi yang cerdas secara digital.

Melalui program ini, Universitas Bina Sarana Informatika berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat di tengah arus digitalisasi yang terus berkembang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.