Persaingan Kerja Kian Ketat, Mahasiswa UBSI Kampus Karawang Dibekali Konseling Karier

0 11

BSINews, Karawang — Persaingan dunia kerja yang semakin ketat membuat banyak mahasiswa belum siap menghadapi proses rekrutmen, meskipun memiliki kemampuan akademik yang memadai. Kondisi ini mendorong Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang melalui BSI Career Center (BCC) menggelar konseling karier bagi mahasiswa pada Jumat (24/4) di ruang konseling kampus setempat.

Tak Cukup Nilai Akademik, UBSI Kampus Karawang Bekali Mahasiswa Strategi Tembus Dunia Kerja

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif dan berlangsung dalam format konsultasi personal. Setiap peserta mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung mengenai arah karier, mulai dari penyusunan curriculum vitae (CV), pengembangan portofolio, hingga strategi menghadapi wawancara kerja.

Koordinator BSI Career Center UBSI kampus Karawang, Surtika Ayumida, mengungkapkan bahwa masih banyak mahasiswa yang belum memahami standar rekrutmen industri, khususnya dalam penyusunan CV dan kesiapan menghadapi wawancara.

“Kami menemukan banyak mahasiswa masih kesulitan menyusun CV sesuai kebutuhan industri dan kurang percaya diri saat wawancara. Padahal, tahap tersebut menjadi penentu awal dalam proses rekrutmen,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Karawang pada Sabtu (25/4).

Ia menambahkan, kebutuhan industri saat ini tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis (hard skills), tetapi juga keterampilan nonteknis (soft skills) seperti komunikasi, kemampuan beradaptasi, dan kepercayaan diri. Oleh karena itu, pembekalan sejak dini dinilai penting agar mahasiswa mampu bersaing di dunia kerja.

Dalam sesi konseling, mahasiswa mendapatkan arahan praktis terkait penyusunan CV yang relevan dengan posisi yang dilamar, teknik menjawab pertanyaan wawancara, hingga pentingnya membangun personal branding di era digital sebagai bagian dari citra profesional.

Baca juga : Siapkan Lulusan Siap Saing, UBSI Kampus Karawang Gelar Konseling Karier untuk Mahasiswa

Salah satu peserta, Varsha mengaku kegiatan ini membuka wawasannya terkait kesiapan kerja. Ia menyadari bahwa nilai akademik saja belum cukup tanpa didukung kemampuan lain.

“Saya baru sadar kalau CV harus disesuaikan dengan posisi yang dilamar. Selain itu, cara kita berbicara saat wawancara juga sangat memengaruhi penilaian perekrut,” ungkapnya.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi persaingan kerja. Sejumlah mahasiswa mengaku masih kurang percaya diri saat harus mempresentasikan diri di hadapan perekrut.

Melalui program ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berupaya menjembatani kebutuhan mahasiswa dengan tuntutan dunia industri yang terus berkembang. Di tengah meningkatnya kompetisi kerja, kesiapan karier menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan lulusan dalam memasuki dunia profesional. (Indari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.