UBSI Latih UMKM Desa Ragajaya Susun Laporan Keuangan Lewat Handphone
BSINews, Bogor-Dalam upaya meningkatkan produktivitas pelaku usaha, dosen Program Studi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan laporan keuangan UMKM menggunakan handphone bagi Forum UMKM Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga: Dosen UBSI Gelar Pelatihan Smart Digital Parenting, Jawab Tantangan Era Digital
Pelatihan yang berlangsung secara tatap muka ini diikuti oleh pengurus dan anggota Forum UMKM yang mayoritas bergerak di bidang kuliner, serta sebagian lainnya di sektor ekonomi kreatif dan jasa perdagangan. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar UMKM, konsep debit-kredit, praktik penjurnalan operasional, hingga panduan penggunaan aplikasi laporan keuangan berbasis handphone.
Ketua tim pengabdian masyarakat, Hasanudin, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada pelaku UMKM agar mampu menyusun laporan keuangan secara mandiri dan efisien.
“Pelatihan ini bertujuan agar anggota dan pengurus Forum UMKM Desa Ragajaya dapat memahami dan menerapkan pembuatan laporan keuangan menggunakan handphone untuk meningkatkan produktivitas UMKM,” ujarnya.
Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Hasanudin, Rizky Amalia, Tresna Fadhilah, dan Suhartono, serta didukung oleh dua mahasiswa, Sabrina Octaviani dan Syifa Risky Agustin. Metode pembelajaran dilakukan melalui ceramah interaktif dan studi kasus agar peserta dapat langsung mempraktikkan materi yang diberikan.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghadirkan solusi berbasis teknologi bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung transformasi digital di sektor UMKM. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha diharapkan mampu memanfaatkan perangkat sederhana seperti handphone untuk mengelola keuangan secara lebih tertib dan profesional.
Hasanudin menambahkan, setelah mengikuti pelatihan ini, peserta tidak lagi mengalami kesulitan dalam menyusun laporan keuangan.
Baca juga: UBSI Dorong Kemandirian Anak Yatim Lewat Pelatihan Kewirausahaan
“Setelah tahu dan memahami pembuatan laporan keuangan menggunakan handphone, sekarang mereka tidak perlu bingung lagi untuk membuat laporan keuangan yang baik dan benar,” tutupnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Ragajaya dapat meningkatkan daya saing usaha melalui pengelolaan keuangan yang lebih akurat, transparan, dan berkelanjutan.