Sekali Klik, Konten Jadi Menarik! Warga Cikoko Diajak Kuasai AI untuk Promosi Digital
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Sistem Informasi menggelar kegiatan pelatihan bertema “Pendampingan Literasi Digital dan Pengenalan AI Sederhana bagi Warga RT 005 Kelurahan Cikoko” pada Minggu (10/5). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Meja RT 005, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan ini diikuti warga dengan penuh antusias.
Pelatihan literasi digital dari UBSI membuka cara baru bagi warga dan UMKM membuat desain serta video promosi yang lebih kreatif dan kekinian
Pelatihan dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk kebutuhan promosi usaha dan pembuatan konten kreatif. Kegiatan ini dipimpin oleh Andika Bayu Hasta Yanto bersama tim dosen Slamet Widodo, Ginabila, dan Dahlia. Selain itu, mahasiswa Bagas Finanda dan Muhammad Rafi Aulia turut membantu pelaksanaan kegiatan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada penggunaan ChatGPT untuk membantu mencari ide konten, membuat caption promosi, hingga menyusun kalimat pemasaran yang lebih menarik. Peserta juga mendapatkan pendampingan penggunaan Canva berbasis AI untuk membuat desain promosi serta CapCut untuk membuat video promosi singkat yang sesuai dengan tren media sosial saat ini.
Baca juga: Seru dan Penuh Semangat! Cara Unik Mahasiswa Kenalkan Cinta Tanah Air ke Anak SD
Suasana pelatihan berlangsung interaktif karena peserta langsung mempraktikkan pembuatan konten menggunakan produk usaha masing-masing. Beberapa warga tampak antusias mencoba membuat poster digital hingga video promosi sederhana menggunakan smartphone mereka.
Ketua pelaksana kegiatan, Andika Bayu Hasta Yanto, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memahami teknologi AI secara sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Teknologi AI saat ini bisa menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil. Kami ingin warga lebih percaya diri membuat konten promosi sendiri tanpa harus bergantung pada jasa desain atau editing,” ujarnya dalam keterangan rilis Minggu (10/5).
Melalui pendekatan praktik langsung, peserta yang sebelumnya merasa kesulitan membuat materi promosi mulai mampu menghasilkan desain dan caption pemasaran secara mandiri. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi digital dapat dipelajari dengan mudah apabila diberikan pendampingan yang tepat.
Salah satu dosen anggota tim, Slamet Widodo, berharap pelatihan seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam menghadapi perkembangan era digital.
“Kami berharap masyarakat semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital dan mampu menggunakan AI secara kreatif, efektif, serta mandiri untuk mendukung promosi usaha maupun aktivitas sehari-hari,” ungkapnya. (Niken)