Kupas 14 Pilar Teknik Industri, Workshop BoK UBSI Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Modern
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Teknik Industri sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Body of Knowledge (BoK) bagi mahasiswa semester 2 secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (13/5). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai ruang lingkup keilmuan Teknik Industri sekaligus membekali mahasiswa menghadapi persaingan dunia kerja di era digitalisasi dan otomatisasi.
Mahasiswa semester 2 diajak memahami kompetensi penting untuk menghadapi era digitalisasi dan otomatisasi industri
Acara dibuka dengan sambutan dari Kaprodi Teknik Industri, Miwan Kurniawan Hidayat. Dalam sambutannya, Miwan menegaskan pentingnya mahasiswa memahami 14 pilar keilmuan Teknik Industri sebagai dasar membangun kompetensi profesional di dunia industri modern.
“Perkembangan teknologi dan transformasi digital menuntut mahasiswa memiliki kemampuan adaptasi, analisis, serta pemecahan masalah yang baik agar mampu bersaing di dunia industri,” ujarnya dalam keterangan rilis Rabu (13/5).
Workshop menghadirkan narasumber Sigit Adi Pratama yang membahas secara mendalam mengenai 14 pilar keilmuan Teknik Industri serta keterampilan yang perlu dipersiapkan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Materi yang disampaikan meliputi penguasaan teknologi, kemampuan komunikasi, manajemen sistem industri, hingga kesiapan menghadapi otomatisasi di berbagai sektor industri.
Baca juga: Dari Data Manual ke Excel Digital, Pengurus TPQ Bina Ummah Belajar Kelola Dokumen Lebih Praktis
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Mahasiswa aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait perkembangan industri modern serta kompetensi yang dibutuhkan di masa depan. Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami arah pengembangan kompetensi selama masa perkuliahan sekaligus memiliki gambaran mengenai kebutuhan industri di era transformasi digital.
Sigit Adi Pratama menyampaikan bahwa mahasiswa perlu terus meningkatkan kemampuan diri agar siap menghadapi perubahan dunia industri yang berlangsung sangat cepat.
“Mahasiswa Teknik Industri harus mulai membangun kemampuan teknologi, komunikasi, dan problem solving sejak dini agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri modern,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Industri UBSI berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi dan siap berkontribusi di dunia kerja yang semakin kompetitif.(Niken)