Dosen UBSI Latih Pengurus PKK Bekasi Kelola Administrasi Digital dengan Google Workspace
BSINews, Bekasi – Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan digitalisasi administrasi dan pendataan anggota PKK RT 003/03 menggunakan Google Workspace dan QR Code pada Minggu (24/5). Kegiatan ini bertujuan membantu pengurus PKK mengelola administrasi organisasi secara lebih efektif, efisien, dan terstruktur melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pelatihan Pemanfaatan QR Code dan Google Workspace Dukung Transformasi Digital Administrasi PKK
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menghadirkan pelatihan yang diikuti para pengurus dan anggota PKK dengan penuh antusias di Sekretariat PKK RT 003/03. Tim dosen UBSI yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Findi Ayu Sariasih, Syifa Nur Rakhmah, Widiarina, dan Yuni Eka Achyani.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penggunaan Google Form untuk pendataan anggota, Google Sheets untuk rekapitulasi data administrasi, serta pembuatan QR Code agar proses pendataan dan absensi menjadi lebih praktis melalui smartphone. Selain penyampaian materi, peserta juga melakukan praktik langsung membuat formulir digital dan menghubungkan data secara otomatis ke Google Sheets.
Baca juga: Dari Diskusi hingga Deklarasi, Mahasiswa UBSI Kampanyekan Toleransi di SMK Attaqwa
Syifa Nur Rakhmah mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital di lingkungan masyarakat. “Kami ingin membantu pengurus PKK agar lebih siap menghadapi era digital, khususnya dalam pengelolaan administrasi organisasi sehingga proses pendataan menjadi lebih cepat, rapi, dan mudah diakses,” ujarnya dalam keterangan rilis, Minggu (24/5).
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan mengaku kegiatan tersebut sangat membantu karena materi yang diberikan mudah dipahami dan sesuai kebutuhan organisasi saat ini. “Kami berharap ilmu yang didapat dari pelatihan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan agar administrasi PKK menjadi lebih modern dan tertata,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta karena dinilai memberikan manfaat nyata dalam mendukung pengelolaan data organisasi secara digital. Melalui pelatihan ini, UBSI berharap pengurus PKK dapat mulai menerapkan sistem administrasi digital secara mandiri sekaligus menjadi inspirasi bagi kelompok PKK lainnya dalam memanfaatkan teknologi di lingkungan masyarakat.(Niken)