UBSI Hadiri Rapat Pemkot Jakarta Pusat Bahas Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah

0 55

BSINews, Jakarta — Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pembangunan masyarakat yang lebih partisipatif dan berkelanjutan. Hal tersebut dibahas dalam rapat persiapan Roadshow Walikota Jakarta Pusat yang digelar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat di Ruang Rapat Wakil Walikota, Kantor Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I No.1, Jakarta Pusat pada Rabu (29/4).

Kegiatan tersebut menjadi forum silaturahmi sekaligus diskusi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dengan sejumlah perguruan tinggi dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan di wilayah Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan ini, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) diwakili oleh Ricki Sastra selaku Kepala Kampus UBSI kampus Kramat 98/Rektorat UBSI dan Elah Nurlelah selaku Humas UBSI. Sementara itu, pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat diwakili oleh Denny Ramdany selaku Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Pusat yang hadir mewakili Walikota Jakarta Pusat.

Pemkot Jakarta Pusat Dorong Sinergi dengan Perguruan Tinggi

Dalam forum diskusi tersebut, Denny Ramdany menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat ingin memperkuat hubungan dan komunikasi dengan perguruan tinggi melalui program silaturahmi langsung Walikota ke kampus-kampus di wilayah Jakarta Pusat.

“Pak Walikota ingin bersilaturahmi langsung dengan perguruan tinggi sekaligus berdiskusi terkait berbagai persoalan, kebutuhan, serta program-program yang dapat dikolaborasikan bersama pemerintah daerah,” ujarnya dalam rilis yang diterima di Jakarta pada Jumat (22/5).

Baca juga: Kampus yang Sering Lewat di Timeline Anak Jakarta, Ternyata Masuk Ranking UniRank

Selain itu, pemerintah juga mendorong keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta berbagai program strategis daerah.

Perguruan tinggi diharapkan dapat menyampaikan berbagai tantangan maupun kebutuhan yang dihadapi agar dapat dirumuskan program kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat.

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas peluang sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, pengabdian masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga penyelesaian berbagai persoalan sosial perkotaan.

Baca juga: HIMATIK UBSI Kampus Tegal Gelar Workshop Jaringan Internet untuk Persiapan Sertifikasi CCNA

UBSI Sambut Positif Peluang Kolaborasi

Menanggapi hal tersebut, Ricki Sastra selaku Kepala Kampus UBSI Kramat 98/Rektorat UBSI menyambut baik inisiatif Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dalam membangun komunikasi aktif bersama perguruan tinggi.

Menurutnya, kolaborasi antara kampus dan pemerintah menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.

“UBSI tentu menyambut baik forum ini karena menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: AI dan Generasi Z: Ketika Teknologi Canggih Tak Lagi Menjamin Kemandirian Belajar

Senada dengan itu, Elah Nurlelah selaku Humas UBSI menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam menciptakan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui forum seperti ini, perguruan tinggi dapat lebih memahami kebutuhan pemerintah daerah sekaligus berkontribusi melalui berbagai program pendidikan, pengabdian masyarakat, maupun kolaborasi lainnya yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tuturnya.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya untuk aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam mendukung pembangunan masyarakat serta penguatan peran perguruan tinggi di tengah dinamika perkotaan.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.