Dosen Bahasa Inggris UBSI Gelar Pembelajaran Bahasa Inggris Online Dengan Remaja Masjid Al Muttaqin
JAKARTA BSI News
Pembelajaran bahasa Inggris di era pandemi korona ini menghadapi tantangan dan rintangan karena sulitnya pertemuan tatap muka. Dikarenakan kendala tersebut, pembelajaran bahasa Inggris juga sebenarnya bisa berlangsung efektif dan efisien dengan menggunakan bantuan teknologi seperti Google Meeting.
Dengan terpisah ruang dan tempat, pembelajaran bahasa Inggris bisa dilaksanakan dengan menyenangkan dan bersifat interaktif. Selain itu, pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak SMA juga dilaksanakan dengan gaya tutur yang lebih mengena sehingga anak didik menjadi lebih paham karena keterbatasan pertemuan tatap muka. Dengan bantuan teknologi informasi, pembelajaran bahasa Inggris pun sebenarnya bisa berjalan dengan baik.
Dalam kondisi pandemi korona dan pemberlakuan PSBB oleh Pemerintah DKI jakarta, dosen Program Studi Bahasa Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) tetap menggelar pengabdian masyarakat secara daring. Kegiatan Prodi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI semester ganjil 2020-2021 ini dilakukan melalui aplikasi Google Meeting.
Adapun peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan adik-adik dari Remaja Masjid Jami’ Al Muttaqin yang berlokasi di Jl. Percetakan Negara No. D754, Kelurahan: Cempaka Putih Barat, Kecamatan: Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Beberapa panitia sengajar diutus langsung ke lokasi mitra tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat dan sesuai anjuran kesehatan. Para panitia dan anak didi tetap mengenakan masker, jaga jarak aman minimal 1 meter, dan juga laptop yang memadai.
Acara dipimpin dan dibuka oleh Agus Priadi, M.Pd selaku Ketua Program Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Agus mengucapkan terima kasih kepada pengurus Masjid Jami’ Al Muttaqin yang telah memberikan tempat dan bersedia untuk menjadi tempat pelaksaan pengabadian bagi dosen UBSI. “Kita mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan kerja sama dalam pelaksaan pengabdian ini sehingga bisa berjalan lancar,” kata Agus saat memberikan sambutan.
Kemudian, Sumanto selaku perwakilan pengurus masjid Jami Al Muttaqin, menyambut pelaksaan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan dosen Bahasa Inggris UBSI. “Remaja masjid Jami’ Al Mutaqim masih berusia muda sehingga memerlukan ilmu agar bisa memberikan manfaat di masa depan dan menjadi remaja yang berkualitas,” katanya. Dia juga mengatakan, pengabdian masyarakat berupa pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris bisa dilanjutkan pada pascapandemi. Sumanto mengungkapkan, pelaksanaan pengabdian yang dilaksanakan Program Bahasa Inggris UBSI bisa memberikan manfaat dan memberikan dukungan bagi remaja masjid untuk terus maju dengan memiliki ilmu dan berakhlak karimah.
Ketua panitia program pengabdian masyarakat Suwantica Kusumandari,M.Pd bertugas mengordinasikan pelaksanaan kegiatan. Kemudian, dosen yang bertugas untuk melaksanakan pengajaran adalah Andika Hendra Mustaqim, Otto Siregar, Delis Meta Tiana. Pengabdian masyarakat itu juga diikuti oleh dua mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris UBSI yakni Anissa dan Hanis.
Tema pembelajaran yang dilaksanakan adalah Making Invitation, Accepting Invitation, Declining Invitation, Dialogue : Accepting and Declining Invitation; dan Writing an Invitation Letter. Itu dikarenakan dalam kehidupan sehari hari tentunya kita sering menjumpai situasi dimana kita mengundang seseorang atau menerima undangan dari orang lain. Pembelajaran tentang invitation menjadi hal penting karena menjadi dasar utama dalam percakapan bahasa Inggris.
“Menyampaikan undangan dan menolak undangan sangat penting,” kata Delis saat menjelaskan materi pembelajaran. “Menerima dan menolak undangan menjadi percakapan yang dalam bahasa Inggris yang bisa digunakan. Seperti Sure with the greatest pleasure. Itu sebagai bentuk menerima undangan. Kalau menolak, bisa menggunakan “I’d love to, but I have much work to do, I’m sorry,” paparnya.
Delis juga menyampaikan tentang contoh bagaimana menulis surat undangan ulang tahun dalam bahasa Inggris. “Kita perlu memberikan undangan yang bersifat formal dan nonformal. Kelengkapan surat seperti tanggal, tujuan surat undangan yakni temen-temen. Tidak lupa untuk menanyakan kabar,” terang Delis. Hal paling penting adalah bagian inti yakni “I would like to invite you to come”. Selain itu, dilengkapi dengan lokasi dan pakaian yang harus digunakan.
Para peserta juga diberi tugas untuk mengerjakan tugas berupa menulis surat undangan pesta ulang tahun. Nantinya, hasil latihan itu akan dikoreksi oleh para dosen Bahasa Inggris. Para peserta pengabdian terlihat sangat antusias menyimak materi yang dipandu oleh tim tutor. Acara berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Selesai sesi penyampaian materi sekaligus tanya jawab dengan peserta, para dosen dan panitia kemudian menutup sesi penyampaian materi. Acara pun diakhiri dengan sesi berfoto bersama antara dosen Bahasa Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika dengan remaja Masjid Masjid Jami’ Al Muttaqin.

