Mahasiswa UBSI Tanamkan Gotong Royong di SDN Legok III

0 9

BSINews, Tangerang Selatan – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Penerapan Nilai Gotong Royong sebagai Upaya Pembentukan Karakter di SDN Legok III” pada Senin (11/5) silam. Kegiatan yang melibatkan siswa-siswi SDN Legok III ini bertujuan untuk menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sejak usia dini melalui edukasi dan praktik langsung.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai makna dan manfaat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, siswa diajak memahami bahwa gotong royong tidak hanya berarti bekerja bersama, tetapi juga membangun sikap peduli, saling membantu, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Baca juga: Dosen UBSI Kampus Pontianak Gelar Pengabdian Masyarakat, Perkuat Pemahaman Guru SMK Al-Madani tentang Okupasi Informatika

Ketua Kelompok, Najdah Ibtisamah Shafira Alifah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan kembali nilai gotong royong sebagai bagian penting dari pendidikan karakter. Menurutnya, pembiasaan nilai-nilai positif perlu ditanamkan sejak dini agar dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa gotong royong bukan hanya budaya yang diwariskan, tetapi juga sikap yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Najdah saat kegiatan berlangsung.

Ia menambahkan, pendekatan yang menggabungkan materi dan praktik dipilih agar siswa lebih mudah memahami serta merasakan langsung manfaat kerja sama. Dengan cara tersebut, nilai yang disampaikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan dalam tindakan nyata.

“Kami berharap siswa tidak hanya memahami arti gotong royong, tetapi juga terbiasa melakukannya dalam berbagai aktivitas. Dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan kelas hingga membantu teman yang membutuhkan,” kata Najdah.

Setelah sesi pembekalan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik gotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Siswa bersama mahasiswa menyapu halaman, membersihkan area kelas, mengumpulkan sampah, serta merapikan fasilitas yang ada di lingkungan SDN Legok III.

Suasana kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta saling membantu menyelesaikan tugas yang diberikan demi menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk kegiatan belajar.

Menurut Najdah, praktik langsung menjadi bagian penting dalam pembelajaran karakter. Melalui pengalaman tersebut, siswa dapat memahami bahwa keberhasilan suatu pekerjaan sering kali dicapai melalui kerja sama dan rasa tanggung jawab bersama.

“Ketika siswa bekerja bersama membersihkan lingkungan sekolah, mereka belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial secara langsung. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk karakter yang baik di masa depan,” tuturnya.

Baca juga: Dosen UBSI Kampus Bogor Gelar Pengabdian Masyarakat, Optimalkan Google Form untuk Anak Yatim Dhuafa di Citayam

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Program yang dijalankan mahasiswa UBSI dinilai memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus memperkuat pendidikan karakter yang selama ini diterapkan di lingkungan sekolah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.