UBSI Latih Pemuda Karang Taruna Tegal Parang Manfaatkan Teknologi AI
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggandeng Karang Taruna RW 03 Kelurahan Tegal Parang, Jakarta Selatan, untuk meningkatkan literasi digital generasi muda melalui pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Tegal Parang pada Sabtu (13/6) dengan mengusung tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Solusi Digital Karang Taruna Melek Teknologi”.
Pelatihan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dijalankan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika UBSI. Program tersebut dirancang tidak hanya memberikan pemahaman teoretis, tetapi juga mengedepankan praktik langsung agar peserta dapat memanfaatkan teknologi AI dalam aktivitas organisasi sehari-hari.
Baca juga: Dosen UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat, Bantu Pokdakan Sebarkan Informasi Digital
Ketua tim pelaksana pengabdian masyarakat, Ridwansyah, mengatakan bahwa Karang Taruna memiliki peran penting sebagai penggerak kegiatan positif di lingkungan masyarakat. Karena itu, kemampuan memanfaatkan teknologi digital menjadi kebutuhan yang semakin relevan di era saat ini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengikis stigma bahwa teknologi AI itu rumit. Bersama para dosen dan mahasiswa, kami memberikan pendampingan langsung agar pemuda Karang Taruna RW 03 Tegal Parang mampu menjadikan AI sebagai ‘asisten digital’ yang mendukung efisiensi organisasi mereka,” kata Ridwansyah, dalam keterangannya, Minggu (14/6).
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar AI, pemanfaatan berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan, hingga penerapannya untuk mendukung kegiatan organisasi dan pelayanan masyarakat. Peserta juga dikenalkan dengan penggunaan ChatGPT dan Canva untuk membantu pembuatan konten digital, penyusunan proposal kegiatan, pengelolaan administrasi, hingga pengembangan media promosi.
Selain itu, teknologi AI juga diperkenalkan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan kewirausahaan bagi generasi muda. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi anggota Karang Taruna dalam meningkatkan kreativitas dan produktivitas.
Salah satu perwakilan Karang Taruna mengaku memperoleh banyak manfaat dari pelatihan tersebut. Menurut dia, penggunaan AI dapat membantu mempercepat berbagai pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama.
“Biasanya kami kesulitan membuat materi promosi atau laporan yang menarik. Pelatihan dari Dosen UBSI ini membuka mata kami bahwa AI bisa menjadi ‘asisten’ pintar yang mempercepat pekerjaan kami. Ini benar-benar solusi digital yang nyata,” ujarnya.
Baca juga: Lebih Dekat dengan LPPM, Motor Penggerak Penelitian dan Pengabdian di Kampus
Ketua Karang Taruna RW 03 Kelurahan Tegal Parang juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan civitas akademika UBSI. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan langsung oleh para anggota dalam menjalankan program-program organisasi.
Melalui kolaborasi ini, UBSI dan Karang Taruna berharap dapat membangun sinergi berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang lebih kreatif, inovatif, dan siap menghadapi transformasi digital di masa depan.