Akademisi Malaysia Bekali Mahasiswa Perhotelan UBSI Kampus Yogyakarta dengan Metode Penelitian Sosial
BSINews, Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Perhotelan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta mengikuti Guest Lecturer bersama akademisi asal Malaysia, Shaik Azahar Shaik Hussain, pada Senin (22/6). Kegiatan berlangsung di Ruang 402 pukul 12.30–14.00 WIB.
Mahasiswa UBSI Ikuti Guest Lecturer Internasional Bahas Metodologi Penelitian Sosial
Guest Lecturer ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui kolaborasi internasional. Mahasiswa mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan akademisi dari luar negeri.
Pada kesempatan tersebut, Shaik mengisi mata kuliah Metode Penelitian Sosial yang diampu Wisnu Hadi. Materi yang dibahas berfokus pada metodologi penelitian sosial dan penerapannya di bidang pariwisata serta perhotelan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi diskusi akademik. Pembahasan mencakup peningkatan mutu pendidikan tinggi dan peluang kolaborasi internasional.
Mahasiswa mengikuti sesi diskusi dengan antusias. Mereka mengajukan pertanyaan seputar teknik penyusunan penelitian, pendekatan penelitian sosial, hingga peluang riset bersama di masa mendatang.
Wisnu mengatakan kehadiran akademisi internasional memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi mahasiswa. Menurutnya, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama akademik yang lebih luas.
“Guest Lecturer seperti ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya memperoleh materi akademik, tetapi juga mendapatkan sudut pandang internasional mengenai penelitian sosial dan praktik pendidikan tinggi di luar negeri. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut melalui penelitian bersama, pertukaran akademik, maupun program internasional lainnya sehingga mampu meningkatkan kompetensi lulusan Prodi Perhotelan UBSI,” ucapnya kepada media di Yogyakarta, pada Selasa (23/6).
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menghadirkan pembelajaran kolaboratif bersama akademisi dan praktisi dari berbagai negara. Program ini diharapkan memperluas wawasan global sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di industri hospitality.(Dina Olivia)