Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Tanamkan Semangat Gotong Royong Sejak Dini di SD Negeri 12 Pontianak Selatan
BSINews, Pontianak — Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Implementasi Gotong Royong sebagai Bentuk Cinta Tanah Air dan Persatuan di Lingkungan Sekolah” di SD Negeri 12 Pontianak Selatan pada Jum’at (24/4). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kembali nilai-nilai gotong royong kepada siswa sekolah dasar sebagai bagian dari pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta semangat persatuan sejak usia dini.
Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Tanamkan Semangat Gotong Royong Sejak Dini di SD Negeri 12 Pontianak Selatan
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, mahasiswa UBSI Pontianak mengajak para siswa untuk memahami pentingnya budaya gotong royong sebagai salah satu jati diri bangsa Indonesia. Melalui kegiatan edukatif dan praktik langsung, siswa diberikan pengalaman mengenai pentingnya bekerja sama, saling membantu, dan menjaga lingkungan sekolah secara bersama-sama.
Ketua pelaksana kegiatan, Aisyah Wijayanti, mengatakan bahwa nilai gotong royong perlu dikenalkan sejak dini agar menjadi kebiasaan yang terus melekat hingga dewasa.
“Gotong royong merupakan salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang harus terus dijaga. Kami berharap melalui kegiatan ini adik-adik dapat memahami bahwa bekerja sama, saling membantu, dan peduli terhadap lingkungan merupakan bentuk nyata cinta tanah air yang bisa dimulai dari lingkungan sekolah,” ujar Aisyah dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Jum’at (24/4).
Baca Juga :Tanamkan Semangat Gotong Royong, Mahasiswa UBSI Gelar Edukasi Cinta Tanah Air di Cilincing
Kegiatan yang tersebut diikuti dengan antusias oleh para siswa SD Negeri 12 Pontianak Selatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai makna gotong royong dan pentingnya persatuan, dilanjutkan dengan sesi ice breaking, diskusi kelompok, serta praktik kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.
Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis pengalaman (experiential learning), para siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga merasakan langsung manfaat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan kondusif.
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Aisyah Wijayanti sebagai ketua, 4 lainnya sebagai anggota. Seluruh mahasiswa bekerja sama dalam mempersiapkan materi, pelaksanaan kegiatan, dokumentasi, hingga pendampingan peserta selama kegiatan berlangsung.
Selain meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya gotong royong, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat sikap kebersamaan di lingkungan sekolah. Dokumentasi kegiatan turut dipublikasikan melalui media digital sebagai bentuk luaran Pengabdian kepada Masyarakat yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI kampus Pontianak berharap semangat gotong royong, persatuan, dan cinta tanah air dapat terus tumbuh dalam diri para siswa serta menjadi bekal karakter positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. (Safika)