Entrepreneur Fair UBSI Bekasi Jadi Ajang Mahasiswa Asah Mental Bisnis dan Ciptakan Produk Bernilai Jual

0 7

BSINews, Bekasi – Menjadi wirausaha tidak cukup hanya bermodal ide kreatif. Dibutuhkan keberanian untuk memulai, kemampuan membaca kebutuhan pasar, hingga kesiapan menghadapi tantangan secara langsung. Semangat itulah yang ditanamkan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Bekasi melalui penyelenggaraan Entrepreneur Fair, sebuah pameran kewirausahaan yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu bisnis dalam dunia nyata.

Kegiatan yang berlangsung di aula utama UBSI Kampus Bekasi ini menghadirkan 20 booth kewirausahaan yang dikelola secara mandiri oleh mahasiswa dari berbagai kelas. Beragam produk ditampilkan, mulai dari kuliner inovatif, produk industri kreatif, hingga solusi digital yang dikembangkan berdasarkan hasil riset sederhana terhadap kebutuhan pasar.

Baca juga: Entrepreneur Fair 2026 UBSI Kampus Purwokerto Meriahkan Semangat Wirausaha Mahasiswa

Entrepreneur Fair UBSI 2026

Entrepreneur Fair merupakan bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori kewirausahaan di ruang kelas, tetapi juga merasakan secara langsung proses membangun sebuah usaha, mulai dari perencanaan produk, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, hingga pelayanan kepada pelanggan.

Kepala Kampus UBSI kampus Bekasi, Suhardi mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter wirausaha mahasiswa sejak masih duduk di bangku kuliah.

“Melalui Entrepreneur Fair, mahasiswa belajar menghadapi dunia bisnis yang sesungguhnya. Mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga belajar melakukan riset pasar, membangun strategi pemasaran, mengelola operasional, hingga memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Pengalaman seperti inilah yang akan menjadi bekal penting ketika mereka memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri,” ujar Suhardi dalam keterangan rilis di Bekasi, Senin (29/6).

Suhardi menambahkan bahwa kemampuan berwirausaha menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung sangat cepat.

“Kami ingin mahasiswa memiliki pola pikir sebagai pencipta peluang, bukan hanya pencari pekerjaan. Jiwa entrepreneurship akan membuat mereka lebih adaptif, kreatif, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan di UBSI kampus Bekasi, Citra Dewi menjelaskan bahwa Entrepreneur Fair menjadi bagian dari asesmen pembelajaran yang mengukur kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan konsep bisnis secara komprehensif.

“Kami tidak hanya menilai hasil penjualan, tetapi juga prosesnya. Mulai dari bagaimana mahasiswa melakukan analisis pasar, menentukan harga, menyusun strategi promosi, hingga membangun komunikasi dengan pelanggan. Semua aspek tersebut menjadi bagian dari kompetensi yang harus mereka kuasai,” jelas Citra dalam keterangan rilis di Bekasi, Senin (29/6).

Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta, Rian Sanjaya, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Bekasi, mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga melalui kegiatan tersebut.

“Awalnya kami sempat ragu apakah produk yang kami buat mampu bersaing dengan booth lainnya. Namun setelah menerapkan strategi promosi melalui media sosial dan memperhatikan tampilan booth, hasilnya di luar dugaan. Kami belajar bahwa keberhasilan bisnis bukan hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga cara menyampaikannya kepada konsumen,” ungkap Rian dalam keterangan rilis di Bekasi, Senin (29/6).

Kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal yang menjadi mitra mahasiswa dalam penyediaan bahan baku maupun produk pendukung. Salah seorang mitra UMKM, Sumiati, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama mahasiswa UBSI kampus Bekasi.

“Mahasiswa sangat kreatif mengembangkan produk dari bahan yang kami sediakan. Kolaborasi seperti ini tidak hanya membantu proses belajar mereka, tetapi juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha lokal,” tutur Sumiati dalam keterangan rilis di Bekasi, Senin (29/6).

Melalui Entrepreneur Fair, UBSI kampus Bekasi kembali menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan, kreativitas, kemampuan berinovasi, dan keberanian menghadapi tantangan dunia bisnis.

Baca juga: Entrepreneur Fair UBSI Kampus Tangerang Jadi Ajang Mahasiswa Asah Jiwa Wirausaha Sejak Kuliah

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada booth terbaik berdasarkan aspek inovasi produk, strategi pemasaran, kreativitas penyajian, serta capaian penjualan. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan ide bisnis yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi siswa SMA/SMK maupun masyarakat yang ingin mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mengasah jiwa entrepreneurship sejak kuliah, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI masih dibuka. Informasi mengenai program studi, jalur beasiswa, serta proses pendaftaran dapat diakses melalui https://pmbubsi.id.

Leave A Reply

Your email address will not be published.