SiMPeDa, Inovasi Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Desa

0 6

BSINews, Kubu Raya — Upaya mendorong transformasi digital di tingkat desa terus dilakukan melalui berbagai inovasi teknologi. Salah satunya diwujudkan oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak yang mengembangkan SiMPeDa (Sistem Informasi Pengaduan Desa), sebuah aplikasi berbasis web yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik desa. Inovasi tersebut kini resmi dihibahkan kepada Pemerintah Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa (30/6).

Serah terima aplikasi SiMPeDa dilaksanakan dan diterima langsung oleh Kepala Desa Pancaroba, Maurilian. Aplikasi ini merupakan karya mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak, yakni Florida Elvitilianti Saputri, Ayu Arisandi, dan Agustina Laurensia, di bawah bimbingan dosen Ir. Eri Bayu Pratama dan Lady Agustin Fitriana.

Aplikasi SiMPeDa Karya Mahasiswa UBSI Digunakan Desa Pancaroba

SiMPeDa hadir sebagai solusi digital yang mempermudah masyarakat menyampaikan pengaduan kepada pemerintah desa secara cepat, transparan, dan terdokumentasi. Melalui aplikasi ini, warga dapat mengirim laporan lengkap dengan kategori pengaduan, tingkat urgensi, foto pendukung, hingga titik lokasi. Setiap laporan akan memperoleh nomor tiket sehingga masyarakat dapat memantau perkembangan penanganan pengaduan secara mandiri.

Ketua tim pengembang, Florida Elvitilianti Saputri, mengatakan bahwa pengembangan SiMPeDa merupakan bentuk implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan inovasi yang benar-benar bermanfaat. SiMPeDa tidak hanya menjadi hasil proyek akademik, tetapi juga solusi yang dapat membantu pemerintah desa memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien. Harapannya, aplikasi ini dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan Desa Pancaroba,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (6/7).

Kepala Desa Pancaroba, Maurilian, menyambut baik hibah aplikasi tersebut. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa UBSI Kampus Pontianak. SiMPeDa menjadi salah satu langkah menuju pelayanan publik desa yang lebih modern. Kami berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi maupun pengaduan,” katanya.

Baca juga : Wujud Problem Solving Nyata, Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Hibahkan Aplikasi SASJ untuk SMK Taruna Bakti Baturraden

Dosen pembimbing, Ir. Eri Bayu Pratama, menjelaskan bahwa pengembangan SiMPeDa merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang mendorong mahasiswa menghasilkan solusi atas persoalan nyata di lingkungan masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat langsung. SiMPeDa menjadi contoh bagaimana kompetensi di bidang sistem informasi dapat mendukung transformasi digital desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Melalui pengembangan dan hibah aplikasi SiMPeDa, mahasiswa UBSI Kampus Pontianak menunjukkan bahwa karya akademik dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital desa, memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi, serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.