Tim PKM UBSI Kampus Sukabumi Gelar FGD Bersama Wintira Coffee, Perkuat Program Pemberdayaan UMKM Kopi Lokal

0 5

BSINews, Sukabumi – Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra Wintira Coffee di Bumi Kopi Sukabumi pada Minggu (21/6). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–11.30 WIB ini bertujuan menggali informasi mengenai proses produksi kopi sekaligus menyusun program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan mitra dalam rangka meningkatkan nilai tambah produk kopi lokal melalui penguatan pascapanen dan digitalisasi manajemen usaha.

Tim PKM UBSI Kampus Sukabumi Gelar FGD Bersama Wintira Coffee

FGD merupakan bagian dari program bertajuk “Transformasi Usaha Kelompok Tani Kopi Wintira Coffee melalui Penguatan Pascapanen Lanjutan dan Digitalisasi Manajemen untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk.” Kegiatan dipimpin oleh Yusti Farlina bersama anggota tim Rusli Nugraha dan Rizal Amegia Saputra. Dua mahasiswa, Rifa Fitriyani dan Nur Hidayat Suharlan, turut berpartisipasi sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik di luar kampus.

Ketua Tim PKM, Yusti Farlina, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun program pendampingan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mitra.

“Melalui FGD ini kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses bisnis Wintira Coffee, mulai dari budidaya hingga produk siap dipasarkan. Informasi tersebut akan menjadi dasar dalam merancang program pemberdayaan yang berfokus pada penguatan proses pascapanen dan digitalisasi manajemen agar mampu meningkatkan nilai tambah produk kopi lokal,” ujar Yusti dalam keterangan rilis di Sukabumi, Senin (22/6).

Melalui kegiatan ini, ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa juga memperoleh pengalaman belajar secara langsung mengenai praktik bisnis UMKM berbasis komoditas lokal. Interaksi dengan pelaku usaha memberikan wawasan mengenai tantangan di lapangan sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Selama diskusi, tim PKM memperoleh gambaran mengenai perjalanan usaha Wintira Coffee yang berkembang sejak 2017 dan bermitra dengan Kelompok Tani Taruna Tani Mandiri dalam mengembangkan kopi khas Sukabumi. Selain membahas profil usaha, diskusi juga mengulas berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses produksi, mulai dari pengolahan pascapanen hingga strategi pengembangan usaha agar mampu meningkatkan daya saing produk di pasar,” tambahnya.

Selain itu, tim juga mendapatkan kesempatan mempelajari proses penyeduhan kopi secara langsung menggunakan metode V60. Pada sesi tersebut dijelaskan bahwa kualitas cita rasa kopi tidak hanya dipengaruhi oleh jenis biji kopi, tetapi juga teknik penyeduhan yang tepat, termasuk tahapan blooming yang berfungsi mengeluarkan gas karbon dioksida dari bubuk kopi agar menghasilkan rasa yang lebih optimal.

Baca juga : Dosen UBSI Gelar PKM Internasional di Malaysia, Bekali Calon Guru Hadapi Tantangan Pendidikan Global

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pelaku usaha dan masyarakat melalui berbagai program pengabdian. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tepat sasaran, memperkuat daya saing UMKM lokal, serta memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

“Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan Wintira Coffee dapat terus meningkatkan kualitas produk, mengoptimalkan pengelolaan usaha berbasis digital, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat posisi kopi lokal Sukabumi di tengah persaingan industri kopi nasional,” tutup Yusti. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.