Mahasiswa RPL UBSI Pamerkan Mobile Game Buatan Sendiri, Bukti Siap Berkarya di Industri Kreatif Digital
BSINews, Jakarta – Kreativitas mahasiswa Program Studi (Prodi) Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali mendapat ruang untuk berkembang melalui penyelenggaraan Pameran Mobile Game yang digelar di Student Corner UBSI kampus Kramat, Selasa (30/6). Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa semester 6 untuk menampilkan hasil pengembangan aplikasi permainan yang telah mereka rancang selama proses perkuliahan.
Pameran berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, dan pengunjung yang hadir untuk mencoba langsung berbagai game yang dipamerkan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempresentasikan kemampuan teknis dalam membangun aplikasi, tetapi juga menunjukkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan bekerja sama dalam tim untuk menghasilkan produk digital yang layak dipublikasikan.
Beragam karya mobile game hasil pengembangan mahasiswa turut meramaikan pameran, di antaranya Adventure, Steel Scramble, Rally Race, Roguelike 2D, Whereβs Mama?, Flying Bird, Dungeon Survival, dan Spiritbound Knight. Masing-masing game menghadirkan konsep, alur permainan, serta pengalaman pengguna yang berbeda sebagai hasil implementasi materi pengembangan perangkat lunak dan game development yang dipelajari selama kuliah.
Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan Himpunan Mahasiswa Rekayasa Perangkat Lunak (HIMA RPL) yang berperan sebagai media partner sekaligus pendukung utama pelaksanaan acara di bawah bimbingan Ade Suryadi selaku Pembina HIMA RPL.
Ade Suryadi mengapresiasi semangat mahasiswa yang mampu menerjemahkan teori menjadi karya nyata melalui pengembangan mobile game.
“Pameran ini menjadi bukti bahwa mahasiswa RPL tidak hanya memahami konsep pemrograman, tetapi juga mampu menghasilkan produk digital yang kreatif dan aplikatif. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membangun portofolio sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan industri kreatif digital yang terus berkembang,” ujar Ade dalam keterangan rilis yang diterima pada pada Rabu (15/7).
Dalam pelaksanaan kegiatan, anggota HIMA RPL turut mengambil berbagai peran penting, mulai dari master of ceremony (MC), dewan juri, tim publikasi, dekorasi, dokumentasi, hingga staf pendukung. Keterlibatan organisasi mahasiswa tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kolaboratif yang memperkuat kemampuan manajerial dan kepemimpinan mahasiswa di luar ruang kelas.
Pameran Mobile Game menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang diterapkan di Prodi Rekayasa Perangkat Lunak UBSI. Melalui pendekatan ini, mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi capaian akademik, tetapi juga memiliki nilai tambah sebagai portofolio profesional.
Baca juga:Β Wisuda ke-62 UBSI: Mahasiswa RPL Raih Predikat Summa Cum Laude dengan IPK 4,00
UBSI terus berkomitmen menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendorong lahirnya talenta digital kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era industri teknologi. Berbagai kegiatan berbasis praktik seperti pameran karya mahasiswa menjadi bagian dari upaya kampus dalam membekali lulusan dengan pengalaman nyata sebelum memasuki dunia kerja.
Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang pemrograman, pengembangan aplikasi, hingga industri game, UBSI membuka kesempatan untuk bergabung melalui berbagai program studi berbasis teknologi informasi. Informasi lengkap mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dapat diakses melalui https://pmbubsi.id.