Mahasiswa UBSI Raih HKI Lewat Inovasi Canggih SILAPAR untuk Keselamatan RSUD Bakti Pajajaran Bogor

0 8

BSINews, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui karya inovatif yang mampu memberikan solusi nyata di sektor kesehatan.

Fahrezi Kurnia Dani, mahasiswa Program Studi Software Engineering (RPL), sukses memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk perangkat lunak berjudul Sistem Inventaris Alat Pemadam Api Ringan (SILAPAR) Berbasis Web.

Baca Juga : Mahasiswa UBSI Serahkan Aplikasi Perpustakaan Berbasis Website untuk Dukung Digitalisasi SMP Nuris Jakarta

Aplikasi ini dirancang khusus untuk mentransformasi pengelolaan inventaris Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di RSUD Bakti Pajajaran Bogor menjadi lebih efisien dan aman.

Pencatatan hak cipta SILAPAR telah resmi diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor Pencatatan 001339178 untuk kategori Program Komputer.

Inovasi ini tidak hanya menjadi bagian dari penelitian skripsi Fahrezi, tetapi juga wujud nyata penerapan ilmu Rekayasa Perangkat Lunak dalam mendukung digitalisasi sektor kesehatan.

Rumah sakit, dengan operasional 24 jam, peralatan medis sensitif, dan beragam kondisi pasien, merupakan lingkungan yang memiliki risiko tinggi terhadap potensi kebakaran.

Sebelum SILAPAR hadir, pengelolaan ratusan unit APAR di RSUD Bakti Pajajaran Bogor masih mengandalkan formulir kertas, sebuah metode yang rentan terhadap kesalahan pencatatan, kehilangan data, dan keterlambatan dalam inspeksi maupun pengisian ulang.

“Digitalisasi tata kelola ini bukan sekadar memindahkan catatan dari kertas ke layar digital, melainkan sebuah langkah mitigasi untuk memperkuat sistem proteksi aktif rumah sakit,” ujar Fahrezi Kurnia Dani.

Baca Juga : Dukung Digitalisasi Layanan Internal, Mahasiswa UBSI Buat Aplikasi Cuti Berbasis Website untuk Pengadilan Negeri Pontianak Kelas 1A

“Kami berharap SILAPAR dapat membantu tim K3 memastikan setiap unit APAR selalu siap digunakan, sehingga tercipta budaya keselamatan kerja yang lebih efisien, responsif, dan bebas kertas.”

Melalui SILAPAR, seluruh data inventaris APAR dikelola secara terpusat. Sistem ini mencatat informasi detail setiap tabung APAR, mulai dari lokasi penempatan, jenis, kapasitas, kondisi fisik, riwayat inspeksi, hingga masa berlaku.

Salah satu fitur unggulan SILAPAR adalah notifikasi otomatis yang mengingatkan pengguna ketika masa berlaku APAR kurang dari 14 hari, memungkinkan tindak lanjut segera sebelum melewati batas waktu.

Untuk mendukung kebutuhan operasional yang beragam, SILAPAR menerapkan empat tingkat hak akses: Publik, Superadmin, Petugas K3, dan Gudang.

Masyarakat dan pengunjung rumah sakit dapat memindai QR Code pada tabung APAR untuk melihat informasi teknis dan riwayat pemeliharaan, serta melaporkan kerusakan tanpa perlu login. Sementara itu, Superadmin memiliki kontrol penuh, Petugas K3 bertanggung jawab atas inspeksi dan laporan, dan Gudang dapat memantau kondisi inventaris.

Pengembangan SILAPAR dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara mendalam dengan tim K3 RSUD Bakti Pajajaran Bogor, menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) model Prototype. Dari sisi teknologi, SILAPAR dibangun menggunakan Laravel untuk backend, Vue.js untuk antarmuka Single Page Application (SPA), serta MySQL/MariaDB sebagai basis data.

Seluruh fungsi aplikasi telah diuji secara ketat dan valid pada berbagai skenario pengujian.

“Perolehan HKI ini menjadi bukti bahwa skripsi mahasiswa dapat menghasilkan inovasi yang memiliki nilai kebaruan sekaligus memberikan solusi terhadap permasalahan nyata di masyarakat,” ungkap Fahrezi.

“Kami berharap capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya, mengembangkan teknologi yang aplikatif, serta menghasilkan karya intelektual yang terlindungi secara hukum.”

Dr. Ir. Taufik Baidawi, M.Kom, selaku pembimbing sekaligus Ketua Program Studi RPL UBSI, mengapresiasi keberhasilan Fahrezi.

Baca Juga : Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Serahkan Aplikasi SIKALOG, Dukung Digitalisasi CV. Samudera Jaya Group

“Keberhasilan memperoleh HKI menunjukkan kualitas pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tugas akhir, tetapi juga menghasilkan produk digital yang memiliki nilai inovasi dan kebermanfaatan,” jelasnya.

“Kami terus mendorong mahasiswa agar mampu menghasilkan karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri. Pencapaian HKI ini menjadi salah satu indikator bahwa lulusan Rekayasa Perangkat Lunak UBSI mampu menciptakan solusi berbasis teknologi yang inovatif, aplikatif, dan memiliki daya saing.”

Asisten dosen pembimbing Sifa Fauziah, M.Kom, juga turut mengapresiasi Fahrezi atas karyanya yang memberikan manfaat langsung bagi dunia industri, khususnya sektor pelayanan kesehatan.

Saat ini, SILAPAR telah diimplementasikan dan dapat diakses secara daring melalui domain `fahrezikurnia.com`, didukung oleh sertifikat keamanan SSL untuk akses yang aman.

Ke depannya, penelitian ini merekomendasikan pengembangan SILAPAR ke platform Android, integrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), serta penambahan mekanisme notifikasi yang lebih fleksibel.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan inovasi digital yang memberikan solusi bagi dunia industri dan menghasilkan karya intelektual yang memiliki nilai akademik, sosial, dan ekonomi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.