Hang Out Campus Online UBSI Kampus Tasikmalaya Dorong Generasi Muda Manfaatkan AI sebagai Peluang Berkarya
BSINews, Tasikmalaya — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi perhatian generasi muda dalam menghadapi dunia pendidikan, industri kreatif, hingga dunia kerja. Melalui kegiatan Hang Out Campus Online bertema “Eksplorasi Kreativitas, Inovasi, dan Peluang AI untuk Generasi Digital” yang digelar pada Rabu (8/7). Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif bersama Digital Creative Community (DICO) Tasikmalaya mengajak generasi muda untuk melihat AI sebagai peluang berkarya dan mengembangkan kompetensi di era digital.
Hang Out Campus Online UBSI Kampus Tasikmalaya Dorong Generasi Muda Manfaatkan AI sebagai Peluang Berkarya
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui siaran langsung akun TikTok @bsi_tasikmalaya pada pukul 14.00–15.00 WIB tersebut mendapat antusiasme dari pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum. Diskusi menghadirkan Agung Baitul Hikmah selaku narasumber sekaligus AI Trainer dan dipandu oleh Sri Mulyan F.N, mahasiswa BJU UBSI kampus Tasikmalaya.
Dalam paparannya, Agung menjelaskan bahwa AI bukan sekadar teknologi yang sedang menjadi tren, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat proses kerja, hingga membuka peluang usaha baru. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan beradaptasi agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara tepat.
“Artificial Intelligence bukan pengganti kreativitas manusia, tetapi alat yang dapat memperkuat kemampuan kita dalam berkarya. Yang terpenting adalah bagaimana kita mampu menggunakannya secara etis, kreatif, dan bertanggung jawab sehingga AI benar-benar menjadi peluang untuk berkembang, bukan ancaman,” ujar Agung dalam keterangan rilis yang diterima di Tasikmalaya Rabu (8/7).
Baca Juga : UBSI Kampus Kaliabang Hadirkan HangOut Campus Online, Ajak Generasi Muda Bangun Potensi dan Raih Prestasi
Ia juga menambahkan bahwa kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi.
“AI tidak akan menggantikan manusia, tapi manusia akan menggantikan manusia yang tidak menggunakan AI,” tegasnya.
Selain membahas konsep dasar AI, peserta memperoleh wawasan mengenai berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan untuk membuat konten digital, membantu proses pembelajaran, meningkatkan efisiensi pekerjaan, hingga mengembangkan ide-ide kreatif. Narasumber juga mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu menyaring informasi dan menggunakan teknologi secara cerdas serta bertanggung jawab.
Selama sesi berlangsung, penonton aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai peluang karier di bidang AI, pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan, hingga strategi menggunakan teknologi untuk membangun personal branding dan mengembangkan usaha digital. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang kini semakin terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan.
Kegiatan Hang Out Campus Online juga menjadi bagian dari upaya UBSI dalam menghadirkan edukasi yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus mendekatkan masyarakat pada pemanfaatan teknologi digital. Melalui kegiatan ini, generasi muda diajak untuk membangun kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan etika digital sebagai bekal untuk berkolaborasi dengan teknologi.
Di sela-sela diskusi, host Sri Mulyan F.N turut menyampaikan informasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Bina Sarana Informatika yang telah memasuki Gelombang 5 dengan periode pendaftaran 3 Juli hingga 14 Agustus 2026. Informasi tersebut ditujukan bagi pelajar kelas XII, lulusan SMA/SMK/MA sederajat, maupun masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dan mengembangkan kompetensi di era digital.
Melalui terselenggaranya Hang Out Campus Online, UBSI kampus Tasikmalaya berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat. Dengan memahami perkembangan AI secara tepat, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, industri, dan masyarakat luas.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong generasi muda untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui pembelajaran dan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan era digital. Pemanfaatan AI secara bijak diharapkan dapat menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa dan masyarakat untuk terus berkarya, berinovasi, dan menciptakan peluang baru di masa depan. (Safika)