FTI UBSI Gandeng PT Jidoka System Indonesia, Uji Kompetensi Basis Data Mahasiswa Berstandar Industri
BSINews, Bekasi – Menguasai teori saja tidak cukup untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Mahasiswa juga dituntut mampu menunjukkan keterampilan teknis, berpikir analitis, serta mengomunikasikan solusi secara profesional. Komitmen inilah yang diwujudkan Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui Uji Profisiensi Berbasis Industri Bidang Sistem Basis Data bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi dan Sistem Informasi.
Kegiatan yang menggandeng PT Jidoka System Indonesia sebagai mitra industri ini dilaksanakan di beberapa kampus UBSI, yakni kampus Slipi, Margonda, Kaliabang, dan Cengkareng, dengan total peserta mencapai 870 mahasiswa. Rangkaian uji profisiensi offline diawali di UBSI kampus Kaliabang pada Selasa (22/7), yang diikuti sebanyak 250 mahasiswa.
Kolaborasi Kampus dan Industri Perkuat Kompetensi Mahasiswa
Dalam pelaksanaannya, PT Jidoka System Indonesia menghadirkan tiga penguji yang memiliki keahlian di bidang sistem basis data untuk menguji sekaligus menilai kemampuan mahasiswa secara langsung. Kehadiran praktisi industri ini memberikan pengalaman evaluasi yang lebih dekat dengan standar dan kebutuhan dunia kerja.
Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, Muhamad Tabrani, mengatakan bahwa uji profisiensi berbasis industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia profesional.
“Dunia industri membutuhkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menunjukkan kompetensi teknis dan menyampaikan solusi secara profesional. Karena itu, uji profisiensi berbasis industri seperti ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap bersaing di dunia kerja,” ujar Tabrani dalam rilis yang diterima di Bekasi pada Jumat (24/7).
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif sekaligus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi tantangan transformasi digital.
Mahasiswa Diuji Lewat Implementasi Nyata
Uji profisiensi mengacu pada tugas penyerta berupa video presentasi teknis yang berfokus pada implementasi dan demonstrasi best practice pengelolaan basis data di dunia industri. Peserta diminta menunjukkan kemampuan memahami, mengimplementasikan, sekaligus mengomunikasikan konsep sistem basis data melalui eksperimen berbasis data, bukan sekadar menjelaskan teori.
Materi pengujian mencakup berbagai aspek penting, mulai dari desain database yang skalabel dan normalisasi, optimasi query melalui indexing dan execution plan, transaksi, ACID, dan concurrency control, hingga pengenalan teknologi basis data modern seperti NoSQL, cache, dan scaling strategy.
Melalui ruang lingkup tersebut, mahasiswa ditantang membuktikan pemahaman teknis mereka melalui demonstrasi, analisis, serta penjelasan yang sistematis terhadap solusi yang dikembangkan.
Penilaian Mengacu pada Standar Dunia Kerja
Meskipun tugas dikerjakan secara berkelompok, proses uji profisiensi tetap menitikberatkan pada kemampuan masing-masing peserta dalam menjelaskan hasil implementasi secara teknis. Mahasiswa diharapkan mampu memaparkan alur kerja, hasil implementasi, kendala yang dihadapi, hingga alasan teknis di balik setiap keputusan yang diambil dalam pengelolaan basis data.
Baca juga: Perkuat Mutu Akademik, Tiga Dosen UBSI Raih JFA Lektor Kepala
Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga mencakup kedalaman analisis teknis, akurasi demonstrasi, relevansi solusi dengan kebutuhan industri, kemampuan komunikasi, kelengkapan presentasi, serta kreativitas peserta dalam menyampaikan gagasan.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus memperkuat sinergi dengan dunia industri untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan profesional. Kolaborasi bersama PT Jidoka System Indonesia menjadi wujud komitmen kampus dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri saat ini.(Siti Hafizah)