UBSI dan STT Wastukancana Perkuat Kolaborasi Hibah IPD 2026 untuk Hadirkan Pembelajaran Digital Inovatif

0 5

BSINews, Purwakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bersama Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Wastukancana Purwakarta terus memperkuat persiapan pelaksanaan hibah Inovasi Pembelajaran Digital (IPD) Tahun 2026. Penguatan kolaborasi tersebut dilakukan melalui dua kali rapat koordinasi yang berlangsung pada 3 dan 7 Agustus 2026 di Kampus STT Wastukancana Purwakarta.

Kolaborasi ini menjadi tindak lanjut setelah Program Studi (Prodi) Informatika UBSI berhasil lolos sebagai penerima Program Bantuan IPD Tahun 2026 dengan STT Wastukancana Purwakarta sebagai perguruan tinggi mitra.

Baca juga: Dukung Pelayanan Haji dan Umrah, Mahasiswa UBSI Hibahkan Aplikasi ke Kemenag Tasikmalaya

Melalui program tersebut, kedua institusi berkomitmen mengembangkan inovasi pembelajaran digital yang tidak hanya mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar, tetapi juga membuka pengalaman belajar kolaboratif bagi mahasiswa lintas perguruan tinggi.

Dalam rapat koordinasi, tim UBSI dan STT Wastukancana membahas sejumlah agenda strategis untuk memastikan implementasi program berjalan sesuai target. Pembahasan mencakup pengembangan Learning Object Materials (LOM) berupa video pembelajaran, modul digital interaktif, infografis, perangkat asesmen, serta mekanisme implementasi pembelajaran digital.

Selain pengembangan materi pembelajaran, kedua tim juga melakukan sinkronisasi pembagian tugas, jadwal kegiatan, mekanisme pelaksanaan, hingga strategi pencapaian luaran hibah. Koordinasi tersebut menjadi langkah penting agar setiap tahapan program dapat berjalan terarah sekaligus menghasilkan produk pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ketua Pelaksana Hibah IPD 2026, Jordy Lasmana Putra mengatakan bahwa koordinasi sejak tahap awal menjadi bagian penting dalam memastikan program tidak berhenti pada pemenuhan luaran hibah, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap pengalaman belajar mahasiswa.

“Hibah Inovasi Pembelajaran Digital ini bukan sekadar menghasilkan konten pembelajaran berbasis digital, tetapi juga membangun budaya kolaborasi antarperguruan tinggi. Melalui rapat koordinasi ini, kami menyamakan persepsi mengenai pengembangan Learning Object Materials, pembagian peran, serta strategi implementasi program. Kami berharap seluruh luaran hibah dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan pengalaman belajar yang lebih inovatif, interaktif, serta berdampak bagi mahasiswa dari kedua institusi,” ujar Jordy dalam keterangan rilis yang diterima pada Selasa (11/8).

Menurut Jordy, pengembangan Learning Object Materials menjadi salah satu fokus utama karena materi tersebut diharapkan tidak hanya digunakan selama program berlangsung, tetapi juga dapat menjadi sumber belajar yang mendukung proses pembelajaran secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Program Studi (Kaprodi) Informatika UBSI, Dr. Sumanto menilai keberhasilan memperoleh Hibah IPD 2026 menjadi momentum bagi Prodi Informatika untuk terus memperkuat inovasi pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan mahasiswa.

“Prodi Informatika menyambut baik pelaksanaan Hibah IPD 2026 ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran. Kami berkomitmen menghadirkan Learning Object Materials yang berkualitas, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Melalui kolaborasi dengan STT Wastukancana, kami optimistis implementasi program ini dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kaya bagi mahasiswa sekaligus memperkuat kerja sama akademik antarperguruan tinggi,” ungkap Sumanto dalam keterangan rilis yang diterima pada Selasa (11/8).

Apresiasi terhadap kolaborasi tersebut turut disampaikan Wakil Ketua STT Wastukancana Purwakarta, Dr. Muhammad Rafi Muttaqin. Ia berharap keterlibatan STT Wastukancana sebagai perguruan tinggi mitra dapat memberikan kontribusi positif terhadap keberhasilan program sekaligus membuka peluang kerja sama akademik yang lebih luas dengan UBSI.

“Kami mengucapkan terima kasih karena UBSI mempercayai kami sebagai kampus mitra dalam Hibah IPD 2026. Semoga kami dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam pelaksanaan program ini dan memberikan manfaat bagi mahasiswa yang terlibat. Kami juga berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan akademik lainnya di masa mendatang,” tutur Rafi dalam keterangan rilis yang diterima pada Selasa (11/8).

Hibah IPD Tahun 2026 menjadi salah satu ruang bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan model pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dalam pelaksanaannya, Prodi Informatika UBSI mengembangkan pembelajaran digital kolaboratif melalui platform pembelajaran daring dengan sejumlah luaran, mulai dari Learning Object Materials, implementasi kelas kolaboratif lintas perguruan tinggi, hingga penguatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi digital.

Lebih dari sekadar digitalisasi materi kuliah, program ini diarahkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan kolaboratif. Mahasiswa tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berinteraksi dalam lingkungan akademik yang melibatkan lebih dari satu institusi.

Baca juga: Bukan Sekadar MoU UBSI dan STT Wastukancana Purwakarta Siapkan Gebrakan Besar untuk Pendidikan Indonesia

Melalui kolaborasi UBSI dan STT Wastukancana Purwakarta, pelaksanaan Hibah IPD 2026 diharapkan mampu melahirkan praktik pembelajaran digital yang dapat direplikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kedua perguruan tinggi dalam memperkuat kompetensi dosen dan mahasiswa serta mendorong transformasi pendidikan tinggi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.