Menebar Ilmu, Menggali Potensi: Cerita Hari Keenam BSI Explore 2026 di Desa Radak Baru
BSINews, Kubu Raya — Memasuki hari keenam, rangkaian BSI Explore 2026 di Desa Radak Baru, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kembali diisi dengan berbagai kegiatan pengabdian, Senin (10/8). Peserta dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak sebagai Kampus Digital Kreatif menjalankan agenda di bidang pendidikan, koordinasi bersama pemerintah desa, pengenalan potensi ekonomi masyarakat, serta persiapan kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbagi Peran untuk Mendukung Kegiatan Desa
Kegiatan hari keenam berlangsung dengan pembagian tim untuk menjalankan agenda di lokasi yang berbeda. Sebagian peserta menuju sekolah untuk mendampingi guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 5.
Pada waktu yang sama, peserta lainnya melakukan koordinasi bersama perangkat Desa Radak Baru di kantor desa. Koordinasi tersebut membahas persiapan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.
Pembagian tugas tersebut menjadi bagian dari upaya peserta untuk menjalankan berbagai agenda secara efektif sekaligus menyesuaikan kegiatan dengan kebutuhan sekolah dan masyarakat.
Mengenal Kolam Lele Atasi Stunting
Peserta kemudian mengunjungi Koling (Kolam Lele Atasi Stunting) untuk mengenal lebih dekat potensi budidaya ikan yang dikembangkan masyarakat Desa Radak Baru. Dalam kunjungan tersebut, Misbah selaku pemilik usaha menjelaskan proses budidaya ikan lele, patin, dan gurame.
Peserta juga diperkenalkan dengan tiga jenis kolam yang digunakan, yaitu kolam bibit, kolam sortir, dan kolam bersih. Penjelasan tersebut memberikan gambaran mengenai pengelolaan budidaya ikan sekaligus keterkaitannya dengan pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.
“Budidaya ikan ini bukan hanya tentang menghasilkan ikan, tetapi juga bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan sumber pangan yang ada untuk mendukung kebutuhan gizi keluarga dan membantu upaya mengatasi stunting,” ujar Misbah.
Kunjungan tersebut menjadi pengalaman edukatif bagi peserta untuk melihat bagaimana potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan sekaligus memiliki manfaat dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat.
Baca juga: Keseharian Penuh Makna, Peserta BSI Explore 2026 Pererat Kebersamaan di Desa Radak Baru
Selain budidaya ikan, peserta melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi peternakan kelinci milik warga. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat secara langsung aktivitas peternakan sekaligus mendapatkan gambaran mengenai proses pemeliharaan dan pengelolaan kelinci.
Kegiatan tersebut memperluas wawasan peserta mengenai beragam potensi usaha yang dimiliki masyarakat Desa Radak Baru. Potensi lokal seperti perikanan dan peternakan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang dapat terus dikembangkan sesuai dengan kondisi dan sumber daya yang tersedia.
Persiapan Generasi Muda Menyambut Kemerdekaan
Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, peserta turut terlibat dalam seleksi siswa SMP yang akan membawakan puisi pada kegiatan Malam Renungan. Seleksi dilakukan untuk menentukan siswa yang akan tampil sekaligus mempersiapkan penampilan agar dapat berlangsung dengan baik.
Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan peserta terhadap kegiatan masyarakat, khususnya dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan memperingati Hari Kemerdekaan.
Setelah seluruh agenda selesai, peserta melakukan briefing untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus mempersiapkan agenda berikutnya. Hari keenam kemudian ditutup dengan waktu istirahat setelah menjalani berbagai kegiatan sejak pagi.
Rangkaian BSI Explore 2026 pada hari keenam menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, koordinasi pemerintahan desa, pengenalan potensi ekonomi, edukasi pangan dan gizi, hingga kegiatan kepemudaan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif tidak hanya memperoleh pengalaman untuk belajar langsung dari masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi melalui program kerja yang dijalankan. Interaksi dan kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat memperkuat hubungan antara peserta, masyarakat, pemerintah desa, serta berbagai pihak dalam mengenali dan mengembangkan potensi Desa Radak Baru.