Mulai dari MoU Hingga Riset Bersama, UBSI Gandeng UNDIP Buka Peluang Kolaborasi Akademik
BSINews, Semarang — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif dan Universitas Diponegoro (UNDIP) membuka peluang kolaborasi akademik melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Gedung Widya Puraya UNDIP, Semarang, Jumat (14/8). Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mendorong berbagai kegiatan akademik, mulai dari penelitian bersama hingga pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa.
Penandatanganan MoU tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan unsur akademik dari UBSI. Salah satunya Candra Agustina, Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi Akuntansi (SIA) UBSI Kampus Solo, yang turut hadir sebagai perwakilan program studi.
Candra mengatakan, kerja sama antara UBSI dan UNDIP memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi kegiatan akademik yang lebih konkret. Menurutnya, MoU seharusnya tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi menjadi pintu masuk untuk membangun program kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua perguruan tinggi.
MoU UBSI dan UNDIP Dorong Riset hingga Pengabdian kepada Masyarakat
“MoU ini menjadi langkah awal untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan nyata, terutama penelitian bersama, publikasi ilmiah, seminar, dan berbagai kegiatan akademik lainnya,” ujar Candra dalam rilis yang diterima, Selasa (18/8).
Menurut Candra, salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah riset lintas institusi. Kolaborasi antara dosen dari dua perguruan tinggi dapat mempertemukan keahlian dan perspektif yang berbeda sehingga menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif.
“Kolaborasi riset sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Dosen dapat saling bertukar pengetahuan dan keahlian, kemudian mengangkat topik penelitian yang relevan dengan perkembangan teknologi maupun kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga dapat diarahkan pada pengembangan publikasi ilmiah. Kolaborasi peneliti dari berbagai institusi dinilai dapat membuka kesempatan untuk menghasilkan karya ilmiah yang lebih kuat sekaligus memperluas jejaring akademik.
“Selain penelitian, kami juga melihat peluang untuk berkolaborasi dalam publikasi. Ini penting bagi dosen untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas penelitian, sekaligus memperluas jejaring dengan akademisi dari perguruan tinggi lain,” katanya.
Bagi Program Studi SIA UBSI Kampus Solo, kerja sama ini memiliki keterkaitan dengan perkembangan bidang sistem informasi, teknologi informasi, analitik data, serta pengelolaan informasi bisnis. Perkembangan teknologi yang semakin cepat membutuhkan ruang kolaborasi agar perguruan tinggi dapat menghasilkan penelitian yang relevan.
“Bidang Sistem Informasi Akuntansi terus berkembang mengikuti teknologi. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UNDIP menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan mengembangkan penelitian yang sesuai dengan kebutuhan saat ini,” ungkap Candra.
Tidak hanya dosen, mahasiswa juga berpeluang mendapatkan manfaat dari kerja sama tersebut. Candra menyebut kegiatan seperti seminar, workshop, pertukaran pengetahuan, hingga keterlibatan dalam proyek penelitian dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik di luar lingkungan kampus.
Baca juga : Perkuat Kolaborasi Kampus, UBSI Kampus Tasikmalaya dan UNIRU Condong Sepakati Kerja Sama
“Mahasiswa juga perlu mendapatkan pengalaman akademik yang lebih luas. Melalui kolaborasi ini, mereka dapat dilibatkan dalam seminar, kegiatan ilmiah, maupun penelitian sehingga memiliki kesempatan untuk membangun wawasan dan jejaring sejak masih kuliah,” tuturnya.
Selain penelitian dan publikasi, kerja sama UBSI dan UNDIP juga berpotensi dikembangkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Keahlian akademik dari kedua perguruan tinggi dapat dipadukan untuk memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Candra berharap implementasi MoU tersebut dapat segera diwujudkan melalui program yang terukur dan berkelanjutan.
“Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU. Kami ingin ada tindak lanjut yang konkret, baik dalam bentuk riset bersama, publikasi, kegiatan akademik, maupun pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kolaborasi UBSI dan UNDIP diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik kedua institusi. Dari MoU yang telah ditandatangani, terbuka peluang untuk menghadirkan berbagai kegiatan kolaboratif yang tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.