Resmi Bergerak! Apa yang Terjadi pada Hari Pertama Perjalanan Pasukan BSI Explore ke Radak Baru?
BSINews, Pontianak – Enam mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak memulai rangkaian BSI Explore 2026 dengan melakukan perjalanan menuju Desa Radak Baru, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (5/8).
Perjalanan tersebut menjadi langkah awal mahasiswa dalam menjalankan program pengabdian masyarakat bertema “Inspirasi Membangun Negeri”.
Sebelum berangkat, para peserta mengikuti kegiatan pelepasan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kampus UBSI Pontianak Ir. Eri Bayu Pratama dan PIC Wilayah Kalimantan Barat, Yoki Firmansyah.
Pelepasan menjadi bagian awal sebelum mahasiswa memulai perjalanan menuju lokasi pengabdian.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus memberikan arahan dan motivasi agar peserta dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab.
Kepala Kampus UBSI Pontianak, Ir. Eri Bayu Pratama, mengingatkan mahasiswa untuk menjaga kekompakan selama berada di lokasi pengabdian.
Ia juga meminta peserta tetap membawa nama baik kampus serta memanfaatkan kegiatan sebagai kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sekaligus berkontribusi kepada masyarakat. Saya juga berpesan agar peserta menjaga kekompakan, bertanggung jawab, dan selalu menjaga nama baik UBSI selama mengikuti BSI Explore 2026,” ujar Ir. Eri Bayu Pratama saat pelepasan peserta.
Setelah kegiatan pelepasan selesai, enam peserta mulai menempuh perjalanan menuju Desa Radak Baru menggunakan sepeda motor.
Perjalanan darat pertama berlangsung sekitar tiga jam sebelum peserta melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal penyeberangan.
Peserta kemudian menyeberangi jalur perairan menggunakan kapal selama kurang lebih 10 menit.
Setelah tiba di lokasi penyeberangan, perjalanan kembali dilanjutkan menggunakan sepeda motor menuju posko dengan waktu tempuh sekitar satu jam.
Perjalanan menuju Desa Radak Baru menjadi salah satu pengalaman awal yang dihadapi peserta BSI Explore 2026.
Kondisi jalan yang dilalui tidak seluruhnya mudah karena terdapat sejumlah ruas jalan berlubang dan berukuran relatif kecil.
Kondisi tersebut membuat peserta harus menyesuaikan perjalanan dengan keadaan jalan menuju lokasi.
Meski demikian, perjalanan tetap dilanjutkan hingga seluruh peserta tiba di Desa Radak Baru untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan pengabdian.
Setibanya di lokasi, peserta tidak langsung menjalankan program kerja.
Mahasiswa terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Sekretaris Desa dan ketua RT setempat pada sore hari.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyampaikan izin sekaligus memperkenalkan keberadaan mahasiswa kepada perangkat dan masyarakat setempat.
Pertemuan awal ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan BSI Explore 2026 di Desa Radak Baru.
Kehadiran mahasiswa di lokasi pengabdian membutuhkan proses adaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karena itu, komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat menjadi salah satu langkah awal yang dilakukan sebelum program kerja mulai dilaksanakan.
Melalui koordinasi tersebut, mahasiswa dapat memperoleh informasi awal mengenai lingkungan tempat mereka akan menjalankan pengabdian.
Informasi dari perangkat desa dan masyarakat nantinya dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan selama BSI Explore 2026.
Program BSI Explore 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Selain menjalankan program yang telah disiapkan, peserta juga dituntut mampu beradaptasi dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi penempatan.
Hari pertama di Desa Radak Baru menjadi tahap awal bagi peserta untuk mengenali lingkungan pengabdian.
Perjalanan yang ditempuh, mulai dari jalur darat hingga penyeberangan, menjadi bagian dari proses mahasiswa menyesuaikan diri sebelum berinteraksi lebih jauh dengan masyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa akan membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak di desa.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu peserta menjalankan program pengabdian secara terarah dan tetap sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.
Selain menjadi awal pelaksanaan program, hari pertama juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun kekompakan tim.
Kebersamaan selama perjalanan dan koordinasi di lokasi menjadi bagian dari persiapan sebelum peserta memasuki rangkaian kegiatan pengabdian berikutnya.
Dengan telah tibanya seluruh peserta di Desa Radak Baru, rangkaian BSI Explore 2026 resmi memasuki tahap pelaksanaan di lokasi.
Selanjutnya, mahasiswa akan beradaptasi dengan lingkungan dan berkoordinasi dengan masyarakat untuk menjalankan program bertema “Inspirasi Membangun Negeri” secara bertahap.
Baca juga: BSI Explore 2026 di Radak Baru: Dari Jalan Pagi hingga Gotong Royong Bersama Warga
Melalui proses tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menjalankan program kerja, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam memahami kehidupan masyarakat secara langsung.
Kehadiran mahasiswa di Desa Radak Baru diharapkan dapat menjadi awal terbangunnya kolaborasi yang baik dan memberikan manfaat selama rangkaian BSI Explore 2026 berlangsung.