Siap Bawa Perubahan! Langkah Awal Tim BSI Explore 2026 Gali Potensi Siswa SDN Simpenan
BSINews, Sukabumi – Memasuki hari kedua pelaksanaan BSI Explore 2026, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar di SDN Simpenan, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kamis (6/8).
Sebelum memberikan materi pembelajaran, mahasiswa melakukan survei awal untuk mengetahui kemampuan dasar literasi dan numerasi siswa sebagai bahan dalam menyusun metode pembelajaran yang sesuai.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal mahasiswa untuk memahami kondisi siswa di SDN Simpenan.
Baca juga: Bersama Warga, Bersama Berkarya: Perjalanan BSI Explore 2026 di Desa Radak Baru
Hasil pengamatan digunakan sebagai bahan pertimbangan agar materi dan metode pembelajaran selama BSI Explore 2026 dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing jenjang.
Pada hari pertama kegiatan pembelajaran di sekolah, tim memfokuskan kegiatan kepada siswa kelas I dan II.
Sementara itu, siswa kelas IV, V, dan VI mengikuti latihan baris berbaris (PBB) serta semaphore atau semapur sebagai persiapan menghadapi Lomba Pramuka Tingkat Kecamatan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (11/8) sampai Kamis (13/8).
Survei dilakukan secara langsung di dalam kelas melalui aktivitas membaca, menulis, berhitung, serta interaksi sederhana dengan siswa.
Kegiatan tersebut bukan merupakan pre-test, melainkan observasi awal untuk melihat kemampuan dasar siswa sebelum mahasiswa menyusun metode pembelajaran selama program berlangsung.
Melalui observasi tersebut, mahasiswa dapat melihat kemampuan siswa secara lebih dekat.
Pengamatan tidak hanya dilakukan berdasarkan kemampuan menyelesaikan tugas, tetapi juga melalui interaksi selama proses membaca, menulis, berhitung, dan mengikuti arahan sederhana.
Hasil observasi di kelas I menunjukkan kemampuan literasi dan numerasi siswa masih cukup beragam.
Beberapa siswa masih membutuhkan pendampingan dalam membaca, menulis, maupun melakukan operasi hitung dasar.
Kondisi tersebut menjadi perhatian mahasiswa dalam mempersiapkan kegiatan pembelajaran berikutnya.
Materi nantinya akan disusun dengan pendekatan yang lebih menarik dan interaktif agar siswa dapat memahami pembelajaran sesuai dengan kemampuan mereka.
Sementara itu, hasil observasi di kelas II menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Sekitar 80 persen siswa telah mampu membaca dan berhitung dengan lancar, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut.
Mahasiswa juga menemukan beberapa siswa yang masih mengalami kesulitan dalam mengikuti kegiatan belajar.
Selain itu, terdapat seorang siswa yang belum bersedia mengikuti proses observasi sehingga mahasiswa perlu mempertimbangkan pendekatan yang lebih sesuai untuk membangun kenyamanan siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Di sisi lain, siswa kelas IV dan V menunjukkan antusiasme terhadap kehadiran mahasiswa BSI Explore 2026.
Meskipun belum mendapatkan jadwal pembelajaran karena mengikuti latihan pramuka, beberapa siswa menyampaikan keinginan untuk segera belajar bersama mahasiswa.
Interaksi singkat tersebut juga memberikan informasi tambahan bagi mahasiswa mengenai pengalaman belajar siswa.
Dari percakapan bersama siswa, mahasiswa mengetahui bahwa pembelajaran Bahasa Inggris masih cukup jarang mereka dapatkan sehingga kemampuan dasar pada mata pelajaran tersebut masih perlu ditingkatkan.
Pada aspek literasi, mahasiswa menilai kemampuan siswa kelas atas sudah cukup baik.
Namun, dalam numerasi masih ditemukan beberapa kendala, terutama pada operasi hitung perkalian yang menurut sejumlah siswa masih sering terlupakan.
Informasi tersebut menjadi bagian dari pemetaan awal yang dilakukan mahasiswa.
Selain kemampuan akademik, mahasiswa juga dapat mengetahui mata pelajaran yang membutuhkan perhatian lebih sehingga program pembelajaran nantinya dapat diarahkan pada kebutuhan siswa.
Sementara siswa kelas IV dan V mengikuti latihan pramuka, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan mereka menghadapi Lomba Pramuka Tingkat Kecamatan.
Latihan PBB dan semapur memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempersiapkan keterampilan yang dibutuhkan sebelum mengikuti perlombaan pada Selasa (11/8) sampai dengan Kamis (13/8).
Kegiatan belajar dan latihan pramuka berjalan sebagai bagian dari aktivitas pendidikan siswa di sekolah.
Mahasiswa BSI Explore 2026 menyesuaikan kegiatan dengan agenda sekolah agar program pengabdian dapat berjalan tanpa mengganggu kegiatan yang telah dipersiapkan pihak sekolah.
Kepala UBSI Kampus Sukabumi, Jamal Maulana Hudin, mengatakan pemetaan kemampuan siswa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program BSI Explore 2026.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami kondisi siswa terlebih dahulu agar kegiatan pembelajaran yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di sekolah.
“Bagi saya, observasi awal seperti ini penting karena mahasiswa dapat mengetahui kemampuan dan kebutuhan siswa secara langsung. Dengan begitu, program pembelajaran yang diberikan tidak hanya menjadi kegiatan pengabdian, tetapi benar-benar disesuaikan dengan kondisi siswa sehingga dapat memberikan manfaat selama kegiatan berlangsung,” ujar Jamal Maulana Hudin, Kepala UBSI Kampus Sukabumi.
Jamal menambahkan, kegiatan pengabdian juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang dimiliki sekaligus belajar memahami kondisi masyarakat.
Interaksi langsung dengan siswa dan pihak sekolah diharapkan dapat membentuk pengalaman mahasiswa dalam merancang kegiatan yang relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Hasil survei pada hari pertama pembelajaran kemudian menjadi acuan bagi tim BSI Explore 2026 dalam menyusun strategi kegiatan berikutnya.
Mahasiswa dapat menentukan materi dan pendekatan yang lebih sesuai berdasarkan kemampuan awal siswa di setiap jenjang kelas.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat proses pembelajaran lebih tepat sasaran.
Siswa yang masih membutuhkan pendampingan dapat memperoleh perhatian lebih, sementara siswa yang sudah memiliki kemampuan dasar lebih baik dapat diberikan materi sesuai dengan tingkat pemahamannya.
Bagi mahasiswa, kegiatan survei juga menjadi pengalaman untuk memahami bahwa setiap siswa memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang berbeda.
Karena itu, metode pembelajaran perlu disesuaikan agar siswa dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan memperoleh manfaat secara optimal.
Rangkaian kegiatan BSI Explore 2026 di SDN Simpenan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembelajaran yang disesuaikan dengan hasil observasi.
Mahasiswa akan mengembangkan kegiatan yang lebih interaktif dengan tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan siswa.
Baca juga: Bimtek BSI Explore 2026 Bekali Mahasiswa UBSI Siap Terjun Mengabdi ke Masyarakat
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa UBSI Kampus Sukabumi berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mendukung peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Proses pengabdian ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara langsung di lingkungan pendidikan Desa Purwasedar.
Survei awal yang dilakukan pada hari kedua menjadi pijakan dalam menentukan arah pembelajaran selama BSI Explore 2026.
Dengan memahami kemampuan siswa sejak awal, mahasiswa diharapkan dapat menjalankan program secara lebih terarah dan memberikan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan di SDN Simpenan.