Pelatihan UBSI Bantu Sahabat Niaga Community Lebih Cermat Kelola Pembukuan dan Harga Jual

0 11

BSINews, Bogor — Pengelolaan pembukuan dan penentuan harga jual menjadi bagian penting bagi pelaku usaha dalam menjaga keberlangsungan bisnis. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif memberikan pelatihan praktik pembukuan usaha, penetapan harga jual, dan pengelolaan kas bagi anggota Sahabat Niaga Community yang diikuti 13 peserta pada Sabtu (19/9) di Jl. H. Sena, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pelatihan UBSI Bantu Sahabat Niaga Community Lebih Cermat Kelola Pembukuan dan Harga Jual

Kegiatan bertajuk “Pelatihan Praktik Mudah Pembukuan Usaha dalam Menentukan Harga Jual Tepat dan Mengelola Kas dengan Cermat bagi Mitra Sahabat Niaga Community” tersebut dirancang dengan pendekatan praktik agar materi yang diberikan dapat langsung diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Tim PkM dipimpin oleh Ratih Hastasari selaku ketua pelaksana dengan dukungan tutor Tri Lestari, Slamet Heri Winarno, dan Irwan Raharja. Kegiatan juga melibatkan dua mahasiswa UBSI yang turut mendampingi peserta selama sesi praktik dalam kelompok.

Salah satu peserta sekaligus pemimpin Sahabat Niaga Community, Diah Yulistiani, mengapresiasi pelatihan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha kecil.

“Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan kami sebagai pelaku usaha kecil. Selama ini banyak anggota komunitas yang masih kesulitan menentukan harga jual yang tepat dan mencatat keuangan usaha secara rapi. Dengan adanya pendampingan langsung dan intensif dari tim UBSI hari ini, kami kini lebih percaya diri dalam mengelola pembukuan dan kas usaha,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Bogor Sabtu (19/9).

Baca Juga : Melalui Seminar Pemuda Digital, Sindy Novela Ajak Universitas BSI Gabung Green Intellectual Community

Sementara itu, Ratih Hastasari selaku Ketua Tim PkM menjelaskan bahwa kegiatan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan mitra agar peserta tidak hanya memperoleh pemahaman, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung.

“Kami merancang pelatihan ini agar mudah dipahami dan langsung bisa diterapkan. Pendekatan hands-on dengan jumlah peserta yang terfokus kami pilih supaya peserta pulang membawa keterampilan nyata, bukan sekadar pengetahuan. Harapannya, kapasitas manajerial anggota Sahabat Niaga Community meningkat, usaha mereka menjadi lebih terukur secara finansial, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal di wilayah Bojonggede dan sekitarnya,” tuturnya.

Baca Juga : Melalui Seminar Pemuda Digital, Sindy Novela Ajak Universitas BSI Gabung Green Intellectual Community

Materi pelatihan mencakup tiga pembahasan utama, yaitu teknik pembukuan usaha sederhana secara manual maupun digital, penentuan harga jual berbasis biaya, serta strategi pengelolaan kas harian. Ketiga materi tersebut diberikan untuk membantu pelaku usaha mencatat transaksi dengan lebih teratur, menentukan harga berdasarkan perhitungan yang tepat, serta menjaga kondisi keuangan usaha.

Selama kegiatan berlangsung, dua mahasiswa UBSI turut mendampingi peserta dalam sesi praktik. Pendampingan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba secara langsung materi yang telah disampaikan sekaligus berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan usaha.

Melalui kegiatan PkM ini, UBSI terus mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif bagi masyarakat. Pelatihan pembukuan, penetapan harga jual, dan pengelolaan kas diharapkan dapat membantu anggota Sahabat Niaga Community mengelola usaha secara lebih terukur sekaligus mendukung penguatan ekonomi masyarakat di Bojonggede dan sekitarnya. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.