Bekali Karang Taruna Ragajaya, Dosen UBSI Kenalkan Strategi Digital Marketing untuk Usaha Kecil
BSINews, Bogor — Media digital membuka peluang bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas. Melihat peluang tersebut, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif memberikan pelatihan strategi digital marketing kepada anggota Karang Taruna RW 013 Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (26/9).
Bekali Karang Taruna Ragajaya, Dosen UBSI Kenalkan Strategi Digital Marketing untuk Usaha Kecil
Kegiatan bertajuk Pelatihan Strategi Digital Marketing untuk Pemberdayaan Usaha Kecil pada Karang Taruna RW 013 Desa Ragajaya tersebut berlangsung di Aula Karang Taruna RW 013, Perumahan Lembah Griya Indah, Desa Ragajaya. Pelatihan diarahkan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pemanfaatan media digital dalam mendukung kegiatan usaha.
Peserta mendapatkan materi mengenai dasar digital marketing, penentuan target pasar dan customer persona, pemilihan kanal digital, optimalisasi profil bisnis, penyusunan kalender konten, hingga teknik copywriting sederhana. Materi juga mencakup praktik pembuatan konten foto dan video menggunakan perangkat yang tersedia, pemanfaatan WhatsApp Business dan media sosial, serta pengenalan marketplace dan Google Business Profile.
Ketua pelaksana kegiatan, Suryanto Sosrowidigdo, menyampaikan bahwa pelatihan dirancang agar peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha.
“Melalui pelatihan strategi digital marketing ini, peserta diharapkan dapat memahami cara memanfaatkan media digital untuk mendukung kegiatan usaha, mulai dari menentukan target pasar, membuat konten promosi, memilih kanal pemasaran, hingga melihat hasil dari aktivitas pemasaran yang dilakukan,” ujar Suryanto dalam keterangan rilis yang diterima di Bogor Minggu (27/9).
Baca Juga : UBSI Berikan Penyuluhan Digital Marketing bagi Warga Cikoko Jakarta Selatan
Selain pemaparan materi, kegiatan juga membahas indikator sederhana yang dapat digunakan untuk melihat kinerja pemasaran digital, seperti jangkauan, engagement, jumlah klik, pertanyaan pelanggan, hingga konversi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam memperkenalkan produk melalui media digital.
Pelatihan disampaikan oleh tutor Faizal Roni melalui metode ceramah yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan simulasi. Pendekatan tersebut dipadukan dengan studi kasus, diskusi kelompok, serta pendampingan agar peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga dapat mencoba penerapannya secara langsung.
Faizal Roni menegaskan bahwa praktik menjadi bagian penting dalam proses pelatihan agar pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan setelah kegiatan selesai.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini dapat menambah wawasan peserta untuk menerapkan ilmu yang diberikan. Kami berharap materi yang disampaikan mudah dimengerti dan dapat diterapkan oleh peserta Karang Taruna RW 013 dalam kegiatan usaha maupun pengembangan keterampilan digital mereka,” tutur Faizal.
Baca Juga : UBSI Dorong UMKM Bogor Melek Digital Melalui Pelatihan Pemanfaatan Digital Marketing dan Laporan Keuangan
Kegiatan tersebut diketuai oleh Suryanto Sosrowidigdo bersama tim yang terdiri dari Herudini Subariyanti, Faizal Roni, dan Ida Hendarsih. Sejumlah mahasiswa juga turut dilibatkan untuk membantu pelaksanaan dan pendampingan peserta selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, UBSI berupaya memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat. Pelatihan digital marketing diharapkan menjadi bekal bagi pemuda Karang Taruna RW 013 untuk lebih aktif memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usaha kecil dan memperluas jangkauan pemasaran.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi UBSI dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital secara produktif di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang memiliki potensi untuk mengembangkan kegiatan kewirausahaan di lingkungan Desa Ragajaya. (Safika)