Program Studi Hubungan Masyarakat Ajak Mahasiswa Memahami “Riset Komunikasi” Bersama Pakarnya

Jakarta Bsi-News
Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Komunikasi Dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika mengadakan agenda rutin berupa kegiatan seminar yang diikuti oleh mahasiswa. Seminar yang berlangsung secara daring ini diikuti oleh mahasiswa semester 6 bertemakan “Riset Komunikasi”. Pemaparan materi disampaikan oleh Dr. Emilia Bassar, M.Si, IAPR sebagai CEO CPROCOM serta dihadiri oleh Bpk/Ibu dari tim Unit Pengembangan Akademik Program Studi Hubungan Masyarakat.
Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa apa itu riset komunikasi dan bagaimana perkembangan riset komunikasi di masa pandemi saat ini. Diawali pembukaan oleh Intan Leliana, S.Sos, I. MM sebagai pemandu dari acara sekaligus moderator webinar ini dan Sambutan dari Wakil Ketua Program Studi Dr. Fifit Fitriansyah,S.Sos, I, M.Pd sebagai perwakilan Kaprodi, 22 Juni 2021 –
Dr. Fifit Fitriansyah, S.Sos, I, M.Pd menyampaikan dalam sambutannya “bahwa mahasiswa harus lebih kritis terhadap fenomena yang ada disekitar guna menumbuhkan kepekaan dalam melakukan sebuat riset, terlebih riset komunikasi. Dan seminar ini diharapkan dapat dipahami oleh mahasiswa tentang bagaimana metode atau tahapan dalam menjalankan sebuah riset. Serta kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan intelektual mahasiswa terlebih mereka yang sedang menjalankan penelitian Tugas Akhir”.
Selanjutnya penyampaian materi oleh Dr. Emilia Bassar, M.Si, IAPR yang diawali dengan melakukan polling dengan memberikan koesioner kepada 149 peserta webinar. Kemudian Beliau menjelaskan tentang tahapan dan metode riset komunikasi serta pengalaman Beliau menjadi Researcher atau Peneliti nasional.
Emilia menjelaskan bahwa “Riset adalah menemukan hubungan diantara fenomena melalui analisis yang akurat, sistematik dan logis yang diawali dengan observasi atau melakukan survei guna mendapatkan informasi diawal riset, kemudian riset dijalankan dengan proses ilmiah berdasarkan logika yang relevan. Beliau juga menjelaskan bahwasannya sebuah Riset memegang peranan penting dalam praktek komunikasi”. Ungkap Emilia
“Proses komunikasi ditujukan untuk menciptakan komunikasi yang efektif. Komunikasi efektif mensyaratkan adanya pertukaran informasi dan kesamaan makna diantara responden atau informan ke peneliti. Penggunaan Media Sosial juga dapat menjadi dalam melakukan riset komunikasi. Misal membuat video Tik Tok sebagai bentuk riset dalam komunikasi” tambahnya.
Selanjutnya sesi pertanyaan, peserta webinar sangat antusias. Ada beberapa pertanyaan tentang riset komunikasi dan dijawab dengan baik oleh Narasumber, Salah satu pertanyaan yaitu “bagaimana jika survey dilakukan hanya dengan melihat data?” dan dijawab oleh Dr. Emilia bahwa riset harus tersusun sistematis dan terstruktur dengan melihat metode yang digunakan dalam penelitian tersebut, kemudian jika sudah benar metodenya kemudian diuji validitasnya, misal dengan melakukan FGD untuk mengkonfirmasi hasil validitasnya.
Setelah sesi tanya jawab, moderator menutup webinar pukul 12.00 yang diakhir dengan foto bersama menggunakan masker sebagai kepedulian terhadap kesehatan ditengah pandemi Covid – 19 ini, dan pengisian koesioner guna mendapatkan e-sertifikat bagi peserta webinar.
Diharapkan dengan adanya webinar ini, mahasiswa/I Program Studi Hubungan Masyarakat mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai riset komunikasi dan perkembangnya guna menunjang pekerjaan sebagai Public Relations yang handal dan professional. (ILA)