Jakarta BSI-News

Semakin tingginya tuntutan zaman saat ini, mengharuskan perguruan tinggi untuk melakukan evalusi dan review kurikulum serta upgrade kurikulum, tanpa terkecuali program studi (prodi) Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika).

Kegiatan yang berlangsung Rabu, (14/7) silam dilakukan secara virtual melalui zoom menghadirkan wakil sekretaris jenderal AVPAPI, Dr Rahmat Yuliawan.

Kegiatan evaluasi dan review kurikulum ini dipandu oleh kaprodi Administrasi Bisnis Universitas BSI, I Ketut Martana. Ia mengatakan, kegiatan ini membahas kurikulum, profil lulusan prodi Administrasi Bisnis dan materi kuliah yang menunjang profil lulusan.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr Ani Wijayanti membuka acara dengan sambutan. Ani mengatakan bahwa evaluasi dan review kurikulum ini sangat penting.

“Dengan adanya evaluasi dan review kurikulum ini diharapkan prodi administrasi bisnis dapat menyesuaikan kurikulum dengan profil lulusan dan perkembangan saat ini,” tutur Dr Ani, Rabu (14/7) silam.

Sementara itu, Dr Rahmat dalam pembahasannya menyampaikan bahwa Administrasi Bisnis berbicara tentang organisasional di organisasi bisnis (profit oriented).

“Lulusan administrasi bisnis kebanyakan beririsan dengan ketatapamongan dalam arti administrasi publik yang juga sering beririsan dengan manajemen. Selain itu ada banyak inisiasi startup bisnis baru yang juga berkaitan dengan bidang administrasi bisnis,” pungkas Rahmat.

Dr Rahmat menyebutkan, pengelolaan administrasi bisnis seperti praktek manajerial, pengelolaan lembaga baik secara organisasional maupun individu, dan human resources atau menjadi seorang entrepreneur bisa jadi profesi bagi lulusan administrasi bisnis.

“Dalam membuat kurikulum kita harus mengetahui standar nasional pendidikan. Standar nasional pendidikan dibagi menjadi 8,” terangnya.

Lanjutnya, 8 standarnya yaitu capaian pembelajaran lulusan (CPL), standar isi, standar proses, standar penilaian, standar dosen dan tendik, standar sarpras, standar pengelolaan dan standar biaya. Di mana yang menjadi inti dari standar ini adalah CPL.

“Kurikulum yang sudah ada saat ini cukup bagus, namun perubahan tetap perlu dilakukan agar bisa mengikuti perkembangan yang ada,” tukasnya,

Ia menyarankan untuk beberapa mata kuliah yang ada pada prodi Administrasi Bisnis dapat dikaitkan dengan perkembangan teknologi atau mata kuliah berbasis digitalisasi.

“Kita wajib terus berinovasi dalam penyelenggaraan kurikulum agar kelak mampu menghasilkan lulusan yang benar benar dicari perusahaan atau mereka dapat mandiri dan kreatif menapaki masa depan,” tutupnya.