Jurusan Teknik Industri adalah bidang studi yang mengintegrasikan ilmu teknik, manajemen, dan teknologi untuk mengoptimalkan sistem produksi, operasional, dan sumber daya dalam organisasi.
Mampu menerapkan keahlian dan iptek untuk merancang dan mengelola produksi.
Menguasai konsep teoritis terkait penjadwalan dan pengendalian persediaan.
Membuat keputusan berdasarkan analisis data, dan memberikan petunjuk strategi untuk kebutuhan pasar.
Mampu menerapkan keahlian untuk memastikan produk dan proses memenuhi standar kualitas.
Menguasai teori dan konsep pengendalian kualitas serta membuat keputusan berdasarkan analisis data.
Menjadi Program Studi Yang Unggul Pada Pengembangan Dan Penerapan Keilmuan Teknik Industri Untuk Meningkatkan Produktivitas, Kualitas, Dan Pemasaran Dalam Mendukung Ekonomi Kreatif
1. Pendidikan Agama
2. Pendidikan Pancasila
3. Bahasa Inggris Dasar
4. Pengantar Teknik Industri
5. Pengantar Ekonomi Bisnis
6. Pengantar Teknologi Informasi & Komunikasi
7. Fisika Teknik
8. Mekanika Teknik
1.Bahasa Indonesia
2. Bahasa Inggris Lanjut
3. Proses Manufaktur
4. Matematika Optimisasi
5. Kalkulus I
6. Etika Profesi
7. Ekonomi Teknik
8. Organisasi Dan Manajemen Industri
9. Kimia Industri
1. Statistika
2. Kalkulus II
3. Menggambar Teknik
4. Logika & Algoritma
5. Mekatronika
6. Rekayasa Lingkungan
7. Material Teknik
1. Operasional Research
2. Ergonomi Dan Pengukuran Kerja
3. Manajemen Keuangan
4. Sistem Produksi
5. Perencanaan Dan Pengendalian Produksi
6. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
7. Pendidikan Kewarganegaraan
1. Tata Letak Fasilitas
2. Perancangan Produk
3. Perawatan Dan Keandalan
4. Manajemen Rantai Pasok
5. Psikologi Industri
6. Entrepreneurship
7. Analisis Produktivitas
8. Strategi Pemasaran
1. Pengendalian Kualitas
2. Character Building
3. Simulasi
4. Manajemen Proyek
5. Sistem Basis Data
6. Bank Dan Lembaga Keuangan
7. Pemodelan Sistem
8. Metode Penelitian
1. Manajemen Risiko
2. Desain Eksperimen
3. Manajemen Strategik
4. Kuliah Kerja Nyata
5. Praktik Kerja Lapangan
1. Hukum Dan Etika Bisnis
2. Komunikasi Bisnis
3. Skripsi
Merancang, mengoptimalkan, dan mengelola sistem produksi serta proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya, dengan memanfaatkan prinsip teknik dan teknologi.
Memastikan bahwa produk dan proses memenuhi standar kualitas dengan merancang, mengimplementasikan, dan memonitor sistem kontrol kualitas untuk meminimalisir cacat.
Production Planner bertanggung jawab merencanakan dan mengatur proses produksi agar efisien, memastikan ketersediaan bahan baku, serta mengoptimalkan jadwal produksi untuk memenuhi permintaan pasar.
Supply Chain Analyst menganalisis dan mengelola alur barang dan informasi dalam rantai pasokan, mengidentifikasi potensi efisiensi dan biaya untuk meningkatkan kinerja distribusi dan pengadaan.
Mahasiswa Teknik Industri disiapkan menjadi profesional yang mampu mengoptimalkan proses produksi, manajemen sistem, serta teknologi dalam berbagai sektor industri.
Industrial Engineer
Production Planner
Supply Chain Analyst
Lulusan Teknik Industri mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja tim, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan adaptasi dalam lingkungan dinamis.
Kemampuan untuk menyampaikan ide dan informasi dengan jelas kepada berbagai pihak, baik secara lisan maupun tertulis.
Kemampuan bekerja sama dalam kelompok, berbagi ide, dan mencapai tujuan bersama dengan sinergi antar anggota.
Kemampuan untuk memimpin tim, membuat keputusan strategis, dan mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi.
Kemampuan menciptakan ide baru untuk produk atau strategi pemasaran.
Kemampuan menganalisis situasi, menemukan solusi yang tepat, dan mengimplementasikan perubahan untuk meningkatkan efisiensi.
Lulusan Teknik Industri menguasai keterampilan teknis dalam optimasi sistem, analisis data, perancangan produk, dan manajemen industri.
Kemampuan dalam menggunakan metode matematis, seperti kalkulus dan optimisasi, untuk menyelesaikan masalah produksi dan sistem operasional.
Kemampuan menggunakan statistik untuk menganalisis data produksi dan kualitas guna membuat keputusan yang berbasis bukti dan efisien.
Kemampuan merancang dan mengelola sistem produksi, serta merencanakan dan mengendalikan alur produksi untuk efisiensi maksimal.
Kemampuan untuk merancang dan mengelola aliran barang dan informasi dalam rantai pasokan untuk mengoptimalkan biaya dan waktu.
Kemampuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol kualitas dalam proses produksi untuk memastikan produk memenuhi standar.
Teknik Industri adalah jurusan yang paling versatile karena dapat bekerja di semua sektor industri. Dari manufaktur, logistik, teknologi, healthcare, hingga startup, semua membutuhkan industrial engineer untuk optimasi proses.
Industri 4.0 dan transformasi digital membuat peran industrial engineer semakin strategis. Kemampuan mengintegrasikan teknologi dengan proses bisnis sangat dibutuhkan untuk digital transformation.
Teknik Industri memberikan foundation yang kuat untuk naik ke posisi managerial karena memahami aspek teknis dan bisnis. Banyak CEO dan COO perusahaan besar yang berlatar belakang teknik industri.
Mempelajari perancangan, pengelolaan, dan pengendalian proses produksi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam berbagai industri.
Mengajarkan cara merencanakan dan mengendalikan alur produksi untuk memenuhi permintaan pasar secara efisien dan efektif.
Mata kuliah ini fokus pada pengelolaan aliran barang dan informasi dalam rantai pasokan, untuk mengurangi biaya dan meningkatkan kecepatan distribusi.
Mengajarkan teknik dan metodologi untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga melalui perencanaan, pengujian, dan perbaikan berkelanjutan dalam produksi.
Pertanyaan yang sering diajukan seputar jurusan S1 Teknik Industri
Teknik Industri mempelajari perancangan, analisis, dan optimasi sistem terintegrasi yang melibatkan manusia, material, peralatan, dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Program S1 Teknik Industri di BSI University membutuhkan 4 tahun (8 semester) dengan 144 SKS untuk mendapatkan gelar Sarjana Teknik (S.T.).
Teknik Industri fokus pada optimasi sistem dan proses, sedangkan teknik lain fokus pada produk. Teknik Industri lebih ke arah manajemen dan improvement, bukan design produk.
Sangat baik karena digital transformation membutuhkan optimasi proses dan integrasi teknologi. Industry 4.0 membuka peluang baru dalam smart manufacturing dan data analytics.
© 2025 Universitas BSI. All rights reserved.
SOBI (Sobat BSI)
AI Agent - Siap membantu Kamu