Jakarta Bsi-News

Era digital saat ini menghasilkan peluang dan ancaman bagi lulusan bidang IT. Meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja bidang IT serta munculnya peluang bisnis IT membuat peluang yang cukup besar bagi lulusan di bidang IT.  Sedangkan otomatisasi pekerjaan serta daya saing dengan tenaga kerja asing menjadi ancaman di era digital ini. Oleh karena itu diperlukan kreatifitas dari para lulusan terutama program Studi Sistem Informasi dalam menyikapi issue ini. Kreatif itu sendiri bisa menghasilkan nilai yang positif namun ada juga yang menghasilkan nilai negatif dalam kehidupan. Menyikapi permasalahan tersebut pada tanggal 14 Juni 2021, Program Studi Sistem Informasi Kampus Utama mengadakan Seminar Online (Webinar) Berpikir Kreatif dan Kritis Untuk Berinovasi”. Dengan mengadakan webinar ini, diharapkan para peserta memiliki pemahaman dan pemikiran lebih terbuka mengenai makna dari kreatif sehingga bisa menghasilkan inovasi utamanya di bidang IT.

Webinar Berpikir kreatif dan Kritis untuk Berinovasi menghadirkan 2 narasumber. Narasumber pertama yaitu Bapak Sriyadi, M.Kom selaku Kaprodi Sistem Informasi Kampus Utama. Dan bapak Dwi Aji Mardiyanto dari PT. PT Javan Cipta Solusi. dengan moderator Maruloh.  Webinar Berpikir Kreatif dan Kritis dengan Tema “Meningkatkan Cara Berpikir Lebih Kreatif” membahas mengenai pentingnya berpikir kreatif di era digital, serta membahas mengenai peluang dan ancaman di era digital, webinar dilengkapi dengan penjelasan mengenai Tren teknologi apa yang akan ramai di masa yang akan datang.

Acara webinar dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika bapak Dr. Didi Rosiyadi, M.Kom. Acara inti dari webinar  diawali dengan pemaparan dari Bapak Sriyadi, M.Kom, Beliau memaparkan pentingnya berpikir kreatif ditengah era digital serta memberikan contoh dari kreatif yang menghasilkan nilai positif dan nilai negatif. Beliau juga berpesan agar mahasiswa memiliki kreatifitas terutama di era digital agar mampu bersaing dengan lulusan universitas lain.

Materi kedua disampaikan oleh bapak bapak Dwi Aji Mardiyanto dari PT. PT Javan Cipta Solusi. Beliau yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun di dunia IT menerangkan tentang peluang dan ancaman bagi lulusan di era digital. Sebanyak 110 juta pekerja IT dibutuhkan pada tahun 2025. Sementara ancaman yang mungkin terjadi adalah sebanyak 56% dari pekerjaan akan hilang 10-20 tahun lagi karena adanya otomatisasi pekerjaan. Hal penting dalam membuat kreatifitas adalah adanya ide yang orisinal, serta tahu bagaimana ide tersebut dapat direalisasikan. 

Acara yang berlangsung selama 3 jam, diakhiri dengan foto Bersama dan penyerahan sertifikat secara digital kepada bapak Dwi Aji Mardiyanto. Diharapkan dengan adanya kegiatan Webinar berpikir kreatif dan kritis untuk berinovasi ini, akan mampu menghasilkan lulusan Program Studi Sistem Informasi yang kreatif di bidangnya, serta mampu menciptakan inovasi-inovasi baru yang mampu bermanfaat untuk masyarakat. (Maruloh)