Pontianak Bsi-News

Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk fokus meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia melalui berbagai upaya cerdas selain itu pemerintah Indonesia juga berupaya untuk membantu para mahasiswa untuk dapat tetap melanjutkan pendidikan dimasa pandemi sekarang ini.

Berdasarkan hal tersebut maka dikeluarkanlah beberapa skema beasiswa yang dapat diajukan oleh mahasiswa melalui kampus masing-masing. Pertama adalah beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

KIP Kuliah merupakan salah satu Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah kepada mahasiswa. Dimana calon mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu akan mendapatkan bantuan untuk membiayai pendidikannya. Salah satu persyaratan bagi kampus untuk bisa mendapatkan kuota beasiswa ini adalah minimal semua program studi memiliki Akreditasi “B”.

Dan kabar baiknya adalah semua program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Pontianak yaitu prodi Sistem Informasi dan Sistem Informasi Akuntansi telah memiliki akreditasi B.

Kedua, adalah bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT)/SPP. Bantuan UKT ini merupakan beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diperuntukkan bagi mahasiswa yang terdampak di masa pandemi sekarang ini. Memudahkan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah namun terkendala biaya.

Sebelum mengajukan beasiswa baik KIP Kuliah ataupun bantuan UKT mahasiswa diharuskan memenuhi beberapa persyaratan maka baru bisa mengajukan bantuan.  

Eri Bayu Pratama selaku Kepala Kampus UBSI Pontianak menyampaikan bahwa beasiswa ini sangat dinanti-nanti oleh mahasiswa, selain dapat membantu calon mahasiswa juga bisa sebagai solusi bagi mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19. Semua persyaratan, tata cara sudah diinformasikan kepada mahasiswa.

“Alhamdulillah UBSI Pontianak semua program studinya sudah terakreditasi “B” yang merupakan salah satu persyaratan untuk mengajukan KIP Kuliah, untuk mahasiswa janganlah menyia-nyiakan kesempatan emas ini, dan saya harap banyak mahasiswa kami yang lolos dan mendapatkan dana bantuan maupun beasiswa tersebut,” ungkap Eri.