Tasikmalaya Bsi-News

Berpikir kreatif dan kritis sangat diperlukan bagi para mahasiswa agar bisa menghasilkan sebuah inovasi yang nantinya bermanfaat bagi banyak pihak. Pola pikir kreatif dan kritis ini perlu dibangun karena berpikir kritis berbeda halnya dengan berpikir kreatif, seseorang yang berpikir kritis belum tentu mampu berfikir kreatif. Pemikiran kritis itu hanya menganalisis sebuah masalah yang penuh pedalaman hingga menemukan jawaban yang sangat tinggi, sementara berpikir kreatif itu seseorang bukan hanya berpikir kritis namun ia juga mampu menemukan atau menciptakan ide baru yang penuh imajinasi dalam berbagai hal yang menarik. Menerapkan keterampilan berpikir itu kita harus mengetahui keterampilan itu apa dan berbeda dengan kemampuan.

Pada Kegiatan Webinar Berpikir Kritis dan Kreatif untuk Berinovasi merupakan suatu pembekalan pemahaman kepada mahasiswa dalam membuat suatu konsep, mengaplikasikan, menganalasis, mensintesis, dan mengevaluasi berbagai macam informasi yang didapat baik dari hasil observasi, pengalaman, ataupun refleksi yang pada akhirnya digunakan sebagai dasar pengambilan tindakan atau keputusan. Sehingga memberikan suatu prospek yang positif dan terarah dalam membuat suatu lingkup permasalahan dan penyelesaian.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Yudi Cahyadipura,SE,MM selaku pimpinan Garda Dhana Pranata dan dimoderatori oleh Dini Silvi Purnia, S.Kom, M.Kom. Pada kesempatan ini Yudi menyampaikan beberapa hal diantaranya untuk berinovasi berpikir kritis mengandung aktivitas mental dalam hal memecahkan masalah, menganalisis asumsi, memberi rasional, mengevaluasi, melakukan penyelidikan, dan mengambil keputusan. Dalam proses pengambilan keputusan, kemampuan mencari, menganalisis dan mengevaluasi informasi sangatlah penting. Orang yang berpikir kritis akan mencari, menganalisis dan mengevaluasi informasi, membuat kesimpulan berdasarkan fakta kemudian melakukan pengambilan keputusan.

“Ciri orang yang berpikir kritis akan selalu mencari dan memaparkan hubungan antara masalah yang didiskusikan dengan masalah atau pengalaman lain yang relevan” tuturnya

Kegiatan ini berjalan dengan lancer, pesertanya yang terdiri dari sekitar 97 orang mahasiswa dari berbagai kampus pun tampak sangat antusias dalam menyambut dan mengikuti kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita, karena dengan menghadirkan pakar dalam pola piker kreatif dan kritis seperti ini, pembangunan pola pikir mahasiswa akan semakin baik” tutur Andrian salah satu peserta webinar.