Himsi Universitas BSI Kampus Pontianak Ikuti Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Kodam XII/TPR

0 2

Pontianak, BSINews — Himpunan mahasisa Sistem Informasi (HIMSI) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak telah mengikuti kegiatan pembinaan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme/separatisme Kodam XII/TPR TA 2023 di Kodim 1207, pada Kamis (8/6/2023).

Baca juga : Mahasiswa Baru Universitas BSI Bersama-Sama Deklarasikan Anti Narkoba, Anti Radikalisme, Perundungan dan Penyebaran Hoaks

Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Saparatisme merupakan salah satu metode  pembinaan teritorial yang menjadi wahana untuk mencapai kesepahaman dan kesamaan presepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan darat kepada seluruh komponen bangsa. Cegah Tangkal Radikalisme/Saparatisme juga merupakan cara untuk menumbuhkan kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai aspek geografi dan demografi.

Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Dr Heru Nur Alamsyah yang menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kodim 1207 yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wujud komitmen kita semua dalam berkembangnya paham radikal daerah.

Himsi Universitas BSI Ikuti Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme

“Sebagaimana kita sadari bahwa Gerakan radikalisme telah menyebar berbagai penjuru dunia. Bagi kita Gerakan tersebut tentu saja sangat bertentangan dengan ideologi Pancasila, sehingga diperlukan upaya dalam memerangi paham tersebut,” jelas Heru.

Sementara itu, Letkol Inf Ibrahim Amin menyampaikan bahwa Kontra radikal sangat diperlukan kerja sama antara masyarakat dan aparat untuk membendung pengaruh radikal yang dapat berujung tindakan anarkis serta aksi aksi terorisme.

“Maka kita sebagai prajurit selaku pembina kewilayahan, harus mampu berkoordinasi serta bekerja sama dengan semua komponen masyarakat dalam upaya kontra radikalisasi dan deradikalisasi,” jelas Ibrahim.

Senada Dr Saparudin Daeng Usman menyampaikan ada 4 hal penting yang cukup mengguncang Indonesia yaitu Radikalisme, Separatisme, Intoleransi dan Terorisme.

Baca juga : Mengenali Ancaman dan Pencegahan Penipuan Teknik Manipulasi Psikologis di Dunia Digital

“Kita mau kembali ke yang lama atau kita mau mengulang orde baru maka otomatis yang namanya kereta reformasi berhenti di tengah jalan, ini yang memungkinkan satu dan lain hal tersebut,” tutupnya. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.