Universitas BSI Gelar Pembekalan Sertifikasi Network Administrator Madya Untuk Mahasiswa Teknologi Informasi
BSINews, Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan yang berkompeten dan memiliki daya saing tinggi, Program Studi Teknologi Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) menyelenggarakan kegiatan pembekalan sertifikasi Network Administrator Madya, yang berlangsung secara daring melalui zoom, pada Rabu (20/12).
Peserta yang hadir mencapai sekitar 60 mahasiswa dari Program Studi Teknologi Informasi semester 6, 7, dan 9.
Baca juga: Program Studi Hubungan Masyarakat Gelar Pembekalan Sertifikasi Kompetensi untuk Mahasiswa
Pembekalan dipandu oleh moderator Tika Adilah M, seorang Dosen dari Prodi Teknologi Informasi. Sebagai narasumber, menghadirkan Mugi Raharjo, selaku Instruktur CISCO dan asesor kompetensi keahlian BNSP.
Ia memberikan penjelasan mendalam tentang pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai bukti penguasaan keterampilan kerja pada jenis profesi tertentu.
“Sertifikasi kompetensi merupakan piagam atau kartu yang berisi bukti pengakuan tertulis atas penguasaan kompetensi kerja pada jenis profesi tertentu,” ungkap Mugi.
Ia juga menjelaskan tahapan ujian sertifikasi network administrator madya yang melibatkan tiga tahap, yaitu tertulis, wawancara, dan praktik. Dalam tahap praktik, mahasiswa diwajibkan memiliki software tracer versi terbaru.
Mugi menekankan bahwa mahasiswa juga harus login di web http://lsp.bsi.ac.id. Di dalam web tersebut, mahasiswa perlu melengkapi dokumen-dokumen pendukung terkait sertifikasi network administrator madya. Selain itu, mahasiswa harus mempelajari dan menguasai 9 unit untuk mendapatkan hasil “Kompeten”.
Baca juga: Prodi Teknologi Informasi Universitas BSI Gelar Pembekalan Sertifikasi Python
Sementara itu, Hendra Supendar, selaku Ketua Prodi Teknologi Informasi Universitas BSI sebagai Kampus Digital Kreatif, menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah positif dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja.
“Sertifikasi network administrator madya ini tidak hanya meningkatkan kualitas lulusan, tetapi juga memberikan dorongan positif bagi mahasiswa untuk bersaing dalam dunia industri,” ujar Hendra.