Gaet MileniaNews, BCC Suguhkan Workshop Digital Kreatif di BSI DiginoFest 2024

0 10

BSINews, Jakarta – Sebagai lembaga karier dari Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), BSI Career Center (BCC) terus memfasilitasi mahasiswa dan alumni dalam mempersiapkan jenjang kariernya di masa depan. Kali ini BCC menyuguhkan Workshop Digital Kreatif dalam acara Bursa Kerja dan Magang BSI DiginoFest 2024 yang mereka gelar pada, Selasa (23/1).

Berlokasi di Universitas BSI kampus Cengkareng, workshop tersebut bertujuan untuk memberikan ilmu praktis seputar dunia industri digital kreatif terhadap peserta yang terdiri dari siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum. Untuk itu, BCC menghadirkan Muhammad Rifqi Firdaus, selaku pemimpin redaksi dari MileniaNews yang merupakan portal media online kekinian yang tentunya berdiri di bidang industri digital kreatif.

Baca Juga : Bersama Cakap, BCC Hadirkan Coaching Clinic di BSI Diginofest 2024

BCC Hadirkan Pemimpin Redaksi MileniaNews di BSI DiginoFest 2024

Sebagai narasumber, Rifki berkesempatan untuk memaparkan materi terkait jurnalistik yang bertajuk ‘Journalism in Digital Era : Challenges and Opportunities‘. Di awal pemaparannya ia menyinggung terkait praktik jurnalistik yang terdiri dari, peliputan, pelaporan, penyuntingan, hingga penyebaran suatu berita.

“Seperti yang kita ketahui bahwa dalam praktik di bidang jurnalistik ini memeprlukan empat poin penting. Pertama, pengumpulan bahan berita (Covering). Kedua, pelaporan peristiwa (Reporting). Ketiga, Penulisan berita (Writing), serta penyuntingan naskah berita (Editing). Dan yang terakhir, penyebaran atau penyajian berita (Broadcasting) melalui media,” paparnya di Aula Universitas BSI kampus Cengkareng, Selasa (23/1).

Selain itu, ia pun menyinggung terkait evolusi jurnalistik yang pertama kali muncul pada tahun 131 SM hingga saat ini yang telah masuk di era digital journalism. Menurutnya, hadirnya jurnalisme digital ini memberi dampak yang signifikan terhadap penyebaran informasi dalam dunia jurnalistik.

“Terdapat tiga dampak yang sangat terasa dengan hadirnya jurnalisme digital ini. Pertama, terciptanya interaktivitas secara langsung antara produsen dengan khalayak. Kedua, terciptanya kolaborasi antara wartawan lapangan dan penulis berita. Yang terakhir adalah pengaruh yang lebih terasa dari pola penyebaran informasi yang lebih global dengan menggunakan jaringan internet,” tambahnya.

Baca Juga : BSI Diginofest 2024 Jadi Peluang Bisnis UMKM Mahasiswa

Namun, di samping itu terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi seorang jurnalis di era jurnalime digital ini, salah satunya dari berita hoax. “Sebelum menyebarkan suatu informasi, tentunya kita harus mengecek kebenaran dari informasi tersebut. Kita harus memastikan sumbernya, periksa faktanya, hingga cek keaslian media gambar atau videonya,” tandasnya

Di akhir pemaparannya, Rifki mempraktikkan cara membuat berita yang baik dengan unsur penulisan berita yang benar. Setelah itu, ia pun mengajak para peserta untuk ikut membuat berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik yang tepat.(DIM)

Leave A Reply

Your email address will not be published.