Tingkatkan Penguasaan Kosa Kata Bahasa Inggris, Dosen Universitas BSI Berikan Cara Menggunakan Crossword Puzzle
BSINews, Jakarta-Belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing membutuhkan kosakata yang cukup untuk bermain dalam empat keterampilan bahasa yang meliputi mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara. Dengan menggunakan metode crossword puzzle untuk meningkatkan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris, para dosen dari Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat kepada remaja di panti asuhan Adinda, Jakarta Barat.
Mengusung tema Pelatihan meningkatkan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris menggunakan crossword puzzle, sejumlah dosen dari Universitas BSI memberikan pelatihan kepada remaja di panti asuhan Adinda, Jakarta Barat pada Minggu, 28 April 2024.
Pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh empat orang dosen yaitu Sukmono Bayu Adhi, Hardani, Fiza Asri Fauziah Habibah, dan Fitriyeni, serta didampingi oleh beberapa mahasiswa, yakni Arvin Liliana dan Muhammad Haykhal.
Dalam sambutannya, Nani selaku ketua panti menerima dengan senang hati atas kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Beliau pun menyampaikan pentingnya pelatihan bahasa Inggris untuk anak-anak di panti yang beliau kelola.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua dosen yang bersedia melakukan pengabdian kepada masyarakat di panti Adinda ini. Kami menyadari betapa pentingnya mengadakan pelatihan seperti ini. Mudah-mudahan anak-anak yang hadir dalam acara ini dapat menyerap ilmu dengan sebaik-baiknya,” tutur Nani.
Sementara itu, Sukmono Bayu Adhi selaku ketua pelaksana menuturkan, salah satu cara untuk meningkatkan penguasaan kosa kata adalah dengan mengisi crossword puzzle atau teka teki silang.
“Salah satu kunci untuk meningkatkan penguasaan kosa kata adalah dengan mengisi crossword puzzle atau teka teki silang. Crossword puzzle, melibatkan partisipasi peserta untuk aktif sejak kegiatan pembelajaran dimulai. Peserta diajak untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran, tidak hanya mental akan tetapi juga melibatkan fisik. Dengan ini peserta akan merasakan suasana yang lebih menyenangkan sehingga hasil belajar dapat dimaksimalkan,” tutur Sukmono.
Baca Juga: Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Konten Kreator Kepada Anggota Fatayat Pac Cibodas Tangerang
Ia juga menambahkan fungsi kegunaan dari teka teki silang itu sendiri yaitu membangun saraf-saraf otak yang memberi efek menyegarkan ingatan sehingga fungsi kerja otak kembali optimal karena otak dibiasakan untuk terus menerus belajar dengan santai.
“Belajar dengan santai inilah yang dapat membuat siswa menjadi lebih paham dan mudah masuk dalam ingatan siswa sehingga siswa tidak mudah lupa dengan materi yang sudah diajarkan,” tutup Sukmono.(RDX)