Jakarta, BSINews–Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses gelar pelatihan buah kolaborasi dengan P4 (Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan) Jakarta Barat. Acara ini berlangsung sukses selama lima hari, mulai Senin-Selasa, 29-30 April 2024, Kamis-Jumat, 2-3 Mei 2024 dan Senin 6 Mei 2024.
Achmad Baroqah Pohan dan Ibnu Alfarobi hadir sebagai narasumber di hari terakhir pelatihan bidang teknologi informasi-multimedia ini, pada Senin 6 Mei 2024. Pelatihan berjalan lancar di gedung P4 Jakarta Barat.
Baca juga: P4 Jakarta Barat dan Universitas BSI Asah Keterampilan Multimedia Lewat Workshop BSI Digination
Universitas BSI Gelar Pelatihan Bersama P4 Jakarta Barat
Dalam materi yang disampaikan, Achmad Baroqah Pohan, narasumber dari Universitas BSI menjelaskan konten kreatif merupakan konten yang menarik dan informatif, mampu menarik perhatian dan melibatkan audiens. Konten kreatif dapat menjadi strategi branding dan promosi yang efektif untuk bisnis.
“Membuat konten yang berkualitas dan menarik merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam bidang digital marketing. Konten yang demikian memberikan berbagai manfaat untuk promosi bisnis,” kata Achmad saat menyampaikan materi, Senin (6/5).
Ia mengatakan cara membuat konten yang menarik dapat diawali dengan menetapkan tujuan dari konten yang akan dirancang.
“Menentukan target audiens juga menjadi kunci penting dalam langkah membuat konten. Melalui penentuan target ini, akan mengetahui demografi konsumen atau target seperti apa yang tepat, minat, hingga masalah dan kebutuhan pasar terhadap brand,” terang Achmad.
Pada kesempatan ini, narasumber kedua Ibnu Alfarobi yang juga dosen Universitas BSI menambahkan bahwa menyesuaikan konten dengan media yang dipilih juga menjadi hal penting yang dapat membantu menciptakan konten menarik dan efektif.
“Setiap media memiliki karakteristiknya masing-masing. Setelah memilih media yang tepat, perlu menyesuaikan format konten dengan media tersebut. Misalnya, jika menggunakan blog, gunakan paragraf pendek, subjudul yang jelas dan konten yang mudah dipahami,” tegas Ibnu. (UMF)