Bangun Personal Branding Sejak Dini, Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas BSI Ikuti Seminar Self Development

0 9

Jakarta, BSINews–Bangun personal branding program studi (prodi) Manajemen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) mengadakan Seminar Self Development dengan tema “Improve Your Personal Branding for a Best Career”.

Seminar yang dihadiri oleh 515 peserta berlangsung sukses pada Selasa 4 Juni 2024 dan dibagi ke dalam 2 sesi, yaitu sesi 1 pukul 14.00-16.00 WIB dan sesi 2 pukul 19.00-21.00 WIB di Aula Universitas BSI kampus Jatiwaringin.

Baca juga: Seminar Membangun Kesadaran Pajak untuk Generasi Milenial Sukses Digelar oleh Universitas BSI

Bangun Personal Branding Sejak Dini

Kaprodi Manajemen Universitas BSI, Eka Dyah Setyaningsih menjelaskan pentingnya personal branding dibangun sejak dini agar lebih siap kedepannya dalam memasuki dunia kerja.

“Dengan seminar ini mahasiswa lebih aktif dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya serta selalu mengembangkan diri,” tandas Eka dalam rilis yang diterima, Jumat (7/6).

Narasumber yang hadir pada kegiatan ini, Iman Hanggautomo, CEO PT Nitis Jiwa Bangsa. Iman mengatakan personal branding itu merupakan sebuah kegiatan untuk kasih tahu kepada dunia mengenai kita. Dengan tujuan agar kita berhenti mengejar uang dan membuat uang mengejar kita.

“Dengan personal branding yang kuat kita bisa ‘lead more, win more, earn more’, tegas Iman dalam materi yang disampaikan.

Dalam paparannya, Iman menyampaikan bagaimana cara untuk membangun personal branding yang kuat. Langkah pertama yang perlu dibangun reputasi yang baik sejak dini.

“Reputasi adalah apa yang orang lihat, rasakan, pikirkan dan bicarakan mengenai diri kita. Reputasi kita adalah alasan orang memberi kita, memberi perhatian, memberi penghormatan, dan memberi uang,” ungkap Iman.

Baca juga: Seminar Career Development “Create Your Own Path to a Brighter Future” Prodi Manajemen Universitas BSI

Langkah kedua, lanjut Iman menjelaskan dengan membagikan kisah hidup kita melalui karya dan saat ini digital media juga menjadi salah satu caranya. Bisa melalui berbicara, menulis, dan membagikan ide-ide.

“Langkah ketiga adalah dengan memperdalam hubungan dan relasi. Dapat dimulai dengan mendefinisikan siapa kita, manfaat apa yang publik dapat dari kita, publik akan jadi siapa jika dekat dengan kita, dan jadilah orang yang ‘transparant-presence-relevant’,” jelasnya.

Iman menutup dengan kalimat ”konsistensi adalah kunci, teruslah berupaya jangan menyerah.

“Jadilah autentik, karena sedikit lebih berbeda akan lebih baik daripada sedikit lebih baik”,” tutup Iman. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.