Dosen Universitas BSI Beri Pelatihan Seni Berpakaian Memasyarakatkan Konsep Dasar Padu Padan Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Anggota PKK

0 26

Jakarta, BSINews—Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) beri pelatihan dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan anggota PKK RW 006 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas. Pemerintah Kelurahan bekerja sama dengan para ahli fashion lokal mengadakan pelatihan “Seni Berpakaian Memasyarakatkan Konsep Dasar Padu Padan” pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Ketua PKK RW 006 Kelurahan Cibubur, Siti Zulaekah mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan anggota PKK dalam mengembangkan kemampuan berbusana dengan memanfaatkan pakaian yang tersedia secara lebih kreatif dan efisien.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Power BI Dalam Pembuatan Report Pada RPTRA Cibubur Berseri Jakarta Timur

Dosen Universitas BSI Beri Pelatihan

“Dengan memahami konsep dasar padu padan pakaian, diharapkan anggota PKK dapat mengekspresikan diri melalui gaya berpakaian yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan mereka sehari-hari,” kata Zulaekah.

Pelatihan ini merupakan langkah yang sangat positif, terang Zulaekah dalam memperkuat keterampilan dan pengetahuan anggota PKK dalam hal berpakaian.

“Kami berharap bahwa dengan menguasai konsep dasar padu padan, anggota PKK akan mampu meningkatkan penampilan dan kepercayaan diri mereka, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada kesejahteraan mereka,” tegas Zulaekah.

Sementara itu, Dahlia Sarkawi salah satu dosen Universitas BSI yang melaksanakan kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini selain sebagai tri dharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian masyakarat juga sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Peningkatan Public Speaking Bagi Tim Penggerak PKK Bambu Apus Jakarta

“Dimana bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan anggota PKK serta masyarakat sekitar. Dengan menguasai seni berpakaian yang memasyarakatkan konsep dasar padu padan, diharapkan para peserta dapat lebih percaya diri dan memiliki pengetahuan yang lebih luas dalam memilih dan mengkombinasikan pakaian dengan baik,” ungkap Dahlia dalam rilis yang diterima, Kamis (13/6).

Selama pelatihan, para peserta akan dibimbing oleh para ahli fashion yang memiliki pengalaman luas dalam industri mode lokal. Mereka akan memperoleh pengetahuan tentang berbagai teknik padu padan pakaian yang sesuai dengan berbagai acara dan situasi, serta bagaimana memanfaatkan pakaian yang ada dengan maksimal. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.