Tiga Dosen Universitas BSI Kampus Pontianak Ikuti International Community Service Collaboration (ICSC) di Malaysia
BSINews, Kuching — Tiga dosen dari Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Pontianak, yang sedang menempuh pendidikan doktor di Universitas Tanjungpura (Untan), telah berpartisipasi dalam kegiatan bergengsi, International Community Service Collaboration (ICSC), yang diadakan di Normah Medical Specialist Centre, Kuching, Sarawak, Malaysia, pada Kamis (29/8). Ketiga dosen tersebut adalah Latifah, Wanty Eka Jayanti, dan Nurmalasari, yang saat ini sedang menjalani studi S3 di Program Studi Doktor Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Acara yang sedang berlangsung ini mengusung tema “Sustainable Green and Health Management: Integrating Environmental And Healthcare Service Strategies”. Acara ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan internasional yang melibatkan berbagai institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Tanjungpura.
Dalam sambutannya, Dr. Maria Christiana selaku Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen FEB Untan, menyampaikan dukungannya kepada para mahasiswa doktoral yang berpartisipasi, termasuk ketiga dosen dari Universitas BSI kampus Pontianak. Maria mengapresiasi komitmen mereka dalam mengikuti acara ini dan mendorong para peserta untuk terus menggali ilmu dan membangun jejaring internasional.
Dosen Universitas BSI Kampus Pontianak Ikuti International Community Service Collaboration (ICSC) di Malaysia
Selama sesi tersebut, perwakilan dari Normah Medical Specialist Centre memberikan paparan tentang penerapan sustainability management yang telah diterapkan dalam pengelolaan rumah sakit. Keberhasilan mereka dalam mengintegrasikan strategi lingkungan dan layanan kesehatan telah membawa rumah sakit tersebut meraih predikat sebagai rumah sakit terbaik di Asia Tenggara.
Latifah, salah satu dosen Universitas BSI kampus Pontianak yang berpartisipasi dalam acara ini, berbagi pengalamannya. “Kami sangat terinspirasi oleh bagaimana Normah Medical Specialist Centre menerapkan konsep manajemen berkelanjutan dalam operasional mereka. Pengalaman ini memberikan wawasan baru bagi kami dalam mengintegrasikan strategi lingkungan dan layanan kesehatan dalam konteks akademik dan profesional,” ungkapnya.
Partisipasi ketiga dosen Universitas BSI kampus Pontianak dalam kegiatan internasional ini tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan akademik dan profesional mereka selama menempuh studi doktoral, tetapi juga membuka peluang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman serta memperluas jaringan internasional di bidang manajemen dan etika akademik.
Kegiatan International Community Service Collaboration (ICSC) ini didukung oleh berbagai institusi pendidikan tinggi dan organisasi lainnya, mencerminkan semangat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di tingkat internasional. Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta menanamkan nilai-nilai etika di kalangan mahasiswa, dosen, dan para profesional di bidang manajemen. (LAG)