Audit Mutu Internal Jadi Langkah Program Studi Informatika UBSI Kampus Pontianak Tingkatkan Kualitas

0 4

BSINews, Pontianak – Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada Selasa (29/7) hingga Rabu (30/7). Kegiatan yang menjadi bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) ini bertujuan memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai standar sekaligus memperkuat budaya mutu di lingkungan program studi.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan audit secara berkala. Pada kegiatan ini, Ketua Program Studi Informatika, Lisnawanty, bertindak sebagai auditee, sementara proses audit dilakukan oleh Hilda Rachmi sebagai ketua auditor dan Jamal Maulana Hudin sebagai anggota auditor.

Melalui AMI, program studi memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu demi layanan akademik yang semakin optimal.

Pelaksanaan audit dilakukan melalui telaah dokumen, verifikasi bukti pendukung, wawancara dengan pengelola program studi, serta konfirmasi terhadap implementasi standar mutu melalui sistem penjaminan mutu internal. Audit difokuskan untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan standar akademik sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan sebagai bagian dari siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP).

Berdasarkan hasil audit, Program Studi Informatika UBSI Kampus Pontianak dinilai telah menerapkan sejumlah praktik baik, di antaranya pendataan mahasiswa berwirausaha, kepemilikan sertifikat kompetensi, serta integrasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ke dalam proses pembelajaran. Praktik tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi program studi lain dalam mengembangkan mutu akademik.

Baca juga: UBSI Kampus Karawang Mantapkan Budaya Mutu Melalui Audit Internal Program Studi

Lisnawanty mengatakan bahwa pelaksanaan Audit Mutu Internal menjadi kesempatan penting bagi program studi untuk mengevaluasi pencapaian sekaligus menyusun langkah perbaikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan akademik.

“Audit Mutu Internal menjadi sarana evaluasi yang sangat bermanfaat bagi kami untuk mengidentifikasi capaian yang telah diraih sekaligus area yang masih perlu ditingkatkan. Seluruh masukan dari tim auditor akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan akademik dan menghasilkan lulusan yang unggul serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya dalam keterangan rilis, Selasa (29/7).

Menutup pelaksanaan audit, Ketua Auditor, Hilda Rachmi, berharap hasil AMI dapat menjadi dasar penguatan budaya mutu di lingkungan program studi.

“Kami berharap hasil Audit Mutu Internal ini dapat menjadi motivasi bagi setiap program studi untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Dengan komitmen tersebut, kualitas penyelenggaraan pendidikan akan semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi,” tutup Hilda Rachmi. (Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.