BSINews, Bogor — Program Studi Sistem Informasi (SI) Universitas BSI Kampus Utama dan PSDKU sukses mengadakan kegiatan Persamaan Persepsi Mata Kuliah secara daring. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman terkait kurikulum, metode pengajaran, serta materi dari beberapa mata kuliah penting yang akan diajarkan pada periode ganjil 2024/2025, pada Jum’at, 20 September 2024. Adapun mata kuliah yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi Algoritma Data Science, UI/UX Design, Metodologi Penelitian, Sistem Informasi Manajemen, Statistika dan Probabilitas, Keamanan Basis Data, Manajemen Proyek Sistem Informasi, dan Analisis Proyek Sistem Informasi.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB melalui platform Zoom dan dibuka oleh moderator Ibu Ir. Ai Ilah Warnilah. Para dosen pengajar yang mengampu mata kuliah tersebut hadir dan berpartisipasi aktif dalam sesi ini. Narasumber yang diundang untuk memberikan pemaparan terdiri dari dosen-dosen berpengalaman, yaitu Abdussomad, Agung Wibowo, Andriansah, Ina Maryani, Dewi Ayu Nur Wulandari, Denny Erica, Hoiriah, Sulistiyah, Sriyadi, Noor Hasan, dan Syaiful Anwar.
Kolaborasi Prodi SI Kampus Utama dan PSDKU Pada Kegiatan Persamaan Persepsi Mata Kuliah
Setiap narasumber diberikan waktu 20 menit untuk menyampaikan materi terkait kesamaan persepsi. Mereka memaparkan detail materi kuliah, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Rencana Tugas Mahasiswa (RTM), serta silabus yang akan digunakan. “Matakuliah yang berbasis project-based learning tidak akan ada Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS),” ujar Abdussomad, “Sebagai gantinya, mahasiswa harus menyelesaikan proyek dan mempresentasikannya. Nilai akan didasarkan pada kualitas presentasi dan hasil proyek,” tambahnya.
Selain itu, narasumber juga menjelaskan bahwa beberapa mata kuliah mengadopsi sistem blended learning yang mencakup UTS serta proyek sebagai tugas akhir. Syarat penting lainnya, seperti penggunaan bahasa pemrograman yang telah ditentukan, juga dijelaskan. “Dosen pengampu wajib mengikuti ketentuan materi, termasuk pemilihan bahasa pemrograman yang sudah ditetapkan, karena akan berkelanjutan dengan materi semester berikutnya,” jelas Agung Wibowo.
Kegiatan ini berjalan interaktif dengan banyaknya pertanyaan dari peserta, terutama mengenai mata kuliah yang baru diperkenalkan. Peserta juga diharuskan bergabung dalam WhatsApp Group (WAG) untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi.
Harapan dari kegiatan ini, sebagaimana disampaikan oleh Agung Wibowo adalah “terciptanya kesamaan persepsi yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Program Studi Sistem Informasi, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi mahasiswa serta karya yang dapat diterapkan di masyarakat.”