Universitas BSI dan PT. Inti Prima Karya Gelar FGD di SMK Tunas Harapan dalam Rangka Penguatan Program SMK-PK

0 225

BSINews, Jakarta-Universitas BSI (Bina Sarana Informatika)  menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra industri, PT. Inti Prima Karya, yang diwakili oleh Nanang Iriwanto, bertempat di SMK Tunas Harapan pada pukul 13.00 WIB. Acara ini merupakan bagian dari program SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK), yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan industri, guna meningkatkan kompetensi serta kesiapan siswa SMK dalam memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Focus Group Discussion Program Studi Sistem Informasi UBSI Sukabumi Dengan Rsi Assyifa Sukabumi

FGD ini menjadi wadah kolaborasi antara Universitas BSI, PT. Inti Prima Karya, dan SMK Tunas Harapan untuk membahas sejumlah hal penting terkait sinkronisasi kurikulum pendidikan vokasi, pengembangan Teaching Factory, serta peningkatan fasilitas praktik yang mendukung kompetensi siswa sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan adanya diskusi terbuka ini, diharapkan SMK Tunas Harapan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan dan siap dengan tuntutan pasar kerja.

Nur Iman El Hidayah selaku perwakilan dari Universitas BSI yang merupakan dosen dari program studi penyiaran Perwakilan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk memperkuat kerja sama antara lembaga pendidikan dan industri dalam menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai.

“Dengan berfokus pada pengembangan kompetensi siswa SMK, Universitas BSI berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia,” kata Nur Iman.

Sementara itu, Nanang Iriwanto dari PT. Inti Prima Karya memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan sangat penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing di pasar global.

Baca Juga: Focus Group Discussion Program Studi Sistem Informasi UBSI Sukabumi Dengan Rsi Assyifa Sukabumi

“Industri memiliki kebutuhan yang terus berkembang, dan pendidikan vokasi seperti SMK Tunas Harapan memainkan peran kunci dalam menjembatani gap keterampilan yang ada. Dengan adanya sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha, kita dapat memastikan bahwa lulusan SMK tidak hanya siap untuk bekerja, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan industri yang semakin kompleks,” ujar Nanang.(RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.